Kena Reshuffle, Apa Kata Rizal Ramli?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli dalam Rapat Kerja Pansus Pelindo II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 29 Oktober 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli dalam Rapat Kerja Pansus Pelindo II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 29 Oktober 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya yang baru kena reshuffle, Rizal Ramli, tak tampak berada di kantornya hari ini. Dia dikabarkan langsung menuju ke Istana Negara untuk menghadiri prosesi pelantikan dan serah terima jabatan.

    Rizal masuk dalam daftar nama menteri Kabinet Kerja Jokowi yang terkena reshuffle. Posisinya digantikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan yang sebelumnya menduduki jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

    Mobil dinas bernomor polisi RI 19 yang bisa digunakan Rizal tidak diparkir di tempat biasanya, di halaman lobi kantor kementerian, di Thamrin, Jakarta. Namun, para pegawai tetap beraktivitas seperti biasa.

    Sejumlah awak media berada di lobi kantor Kemenko Maritim, menanti kedatangan Rizal sejak pagi. Tempo sempat mencoba melihat ke ruangan kerja Rizal yang berada di lantai 4. Di sana, hanya ada dua orang petugas keamanan yang sedang berjaga.

    "Bapak langsung ke istana, di kantor kosong enggak ada siapa-siapa," ujar salah satu petugas keamanan di ruangan Rizal, Rabu, 27 Juli 2016. Rizal juga dikabarkan belum mengemasi barang-barangnya. Dia juga belum berpamitan dengan para pegawainya.

    Sebelum Jokowi mengumumkan perombakan kabinet, Tempo sempat meminta konfirmasi kepada Rizal soal kabar bahwa dirinya masuk dalam daftar menteri yang terkena reshuffle. Ketika itu, dia tidak membantah kabar tersebut.

    "Saya telah mencoba berbuat yang terbaik, untuk bangsa dan rakyat Indonesia. Terima kasih rakyat Indonesia," ujar Rizal saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu pagi.

    Setelah memberikan jawaban itu, Rizal enggan berkomentar lebih banyak lagi soal kabar perombakan kabinet yang dilakukan Jokowi.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.