Lewat Twitter, Jokowi Berharap Reshuffle Didukung Rakyat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo/Jokowi. REUTERS/Darren Whiteside

    Presiden Joko Widodo/Jokowi. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Reshuffle kabinet sudah diumumkan di Istana Negara, Rabu, 27 Juli 2016. Presiden Joko Widodo, melalui akun Twitternya, sebelumnya mengatakan bahwa dukungan rakyat diperlukan bagi pemerintah.

    "Kabinet baru akan segera diumumkan. Dukungan rakyat sangat penting untuk keberhasilan pemerintah," kata Jokowi melalui akun Twitternya, @Jokowi, Rabu, 27 Juli 2016.

    Pengumuman reshuffle dilakukan Rabu siang ini. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan kurang lebih ada 12 jabatan yang akan mengalami perubahan. "Ada yang baru, ada yang digeser. Secara resmi akan diumumkan Presiden," kata Pramono, Rabu, 27 Juli 2016, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

    Pergeseran posisi menteri dan lembaga terjadi pada:
    1. Luhut Binsar Panjaitan menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.
    2. Bambang Brojonegoro menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.
    3. Sofyan Djalil menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang.
    4. Thomas Trikasih Lembong menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

    Sementara yang masuk menjadi menteri baru pada kabint ini, antara lain:
    1. Wiranto menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
    2. Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan.
    3. Eko Putro menjadi Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal, dan Transmigrasi.
    4. Budi Karya menjadi Menteri Perhubungan.
    5. Muhajir menjadi menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
    6. Enggartiasto Lukito menjadi Menteri Perdagangan.
    7. Archandra Tahar menajdi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
    8. Asman Abnur menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
    9. Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian.


    AMIRULLAH | ISTMAN MP | BAGUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.