Istana Sebut 12 Posisi Menteri Alami Perombakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberi ucapan selamat kepada 34 menterinya yang tergabung dalam Kabinet Kerja usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, 27 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo memberi ucapan selamat kepada 34 menterinya yang tergabung dalam Kabinet Kerja usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, 27 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan pengumuman reshuffle atau perombakan kabinet akan berlangsung di Istana Kepresidenan hari ini. Sejumlah menteri yang dicopot atau dirotasi pun, kata ia, sudah dipanggil agar bersiaga.

    "Kurang-lebih ada 12 jabatan yang mengalami perubahan. Ada yang baru, ada yang digeser. Secara resmi akan diumumkan Presiden Joko Widodo," ujar Pramono di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 27 Juli 2016.

    Sebagaimana diketahui, rencana perombakan kabinet sudah berembus sejak beberapa bulan lalu. Pemicunya adalah masuknya Partai Golongan Karya dan Partai Amanat Nasional ke kelompok pro-pemerintah Joko Widodo yang secara otomatis membuka peluang bagi mereka memajukan kadernya sebagai menteri.

    Rencana itu menjadi kenyataan semalam. Sejumlah menteri dipanggil untuk menghadap Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan. Dan pengganti atau pos baru mereka akan diumumkan siang ini di Istana Kepresidenan.

    Pramono menuturkan jam pengumuman susunan kabinet yang baru itu masih tentatif. Jadwal yang diagendakan, pukul 10.15, Presiden akan bertemu dengan menteri-menteri baru; pukul 11.00, mengumumkan kepada publik; dan pukul 13.30 WIB, melakukan pelantikan.

    "Pukul 15.00, langsung sidang kabinet paripurna dengan menteri-menteri yang baru," ujarnya.

    Jokowi, secara terpisah, masih enggan menyampaikan agendanya hari ini. Ditanyai awak media, ia hanya menjawab, "Tunggu saja."

    ISTMAN M.P. | ANANDA THERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.