Dikabarkan Jadi Menteri Kabinet Kerja, Airlangga: Bismillah...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat mendeklarasikan dirinya menjadi calon ketua umum Partai Golkar di Jakarta, 1 Maret 2016. Airlangga Hartarto yang didukung oleh DPD I dan II mengaku siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional bersaing dengan kandidat lainnya Idrus Marham, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat mendeklarasikan dirinya menjadi calon ketua umum Partai Golkar di Jakarta, 1 Maret 2016. Airlangga Hartarto yang didukung oleh DPD I dan II mengaku siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional bersaing dengan kandidat lainnya Idrus Marham, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo dikabarkan akan mengumumkan perombakan kabinet hari ini. Sejumlah sumber Tempo di pemerintahan mengatakan Presiden akan melakukan perombakan kabinet di sejumlah sektor, baik politik, hukum, dan keamanan, ekonomi, maupun kesejahteraan rakyat.

    Salah satu yang disebut-sebut namanya, sesuai dengan nama-nama yang beredar di kalangan wartawan, adalah Airlangga Hartarto. Politikus Partai Golongan Karya ini dikabarkan akan menggantikan Saleh Husein sebagai Menteri Perindustrian.

    Saleh Husein sudah dipanggil Presiden Jokowi pada Selasa malam, 26 Juli 2016. Pantauan Tempo, selain Saleh Husein, yang dipanggil Jokowi adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Pandjaitan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil.

    Tak seperti biasa, para menteri masuk melalui pintu samping Masjid Istana Merdeka dan memilih menghindari wartawan dengan tidak masuk melalui pintu Istana Negara. Orang yang mengetahui rencana perombakan kabinet menuturkan pemanggilan itu terkait dengan reshuffle yang akan dilaksanakan hari ini.

    Ketika dikonfirmasi pagi ini, Airlangga hanya menjawab singkat, "Bismillah, Allahu Akbar," ujarnya kepada Tempo, Rabu, 27 Juli 2016.

    Pejabat Istana masih enggan berkomentar mengenai perombakan kabinet. Tapi Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden tentunya akan mengumumkan reshuffle pada saatnya nanti.

    "Itu urusan Presiden. Nanti akan diumumkan, akan ada pengumuman. Nantilah, kalau sudah dipastikan, pasti akan diumumkan," kata Pratikno.

    Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo juga menyatakan perombakan sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden.

    ANANDA TERESIA | BAGUS PRASETIYO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.