Jokowi Rombak Kabinetnya, Nama Menteri Baru yang Beredar...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla saat memimpin Sidang Kabinet Kerja di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 27 Oktober 2014. Sidang ini merupakan sidang perdana Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla saat memimpin Sidang Kabinet Kerja di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 27 Oktober 2014. Sidang ini merupakan sidang perdana Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo dikabarkan akan mengumumkan perombakan kabinetnya pada hari ini, Rabu 27 Juli 2016.  Sejumlah menteri yang dikabarkan diganti dipanggil ke Istana, Selasa 26 Juli 2016 malam.

    Para menteri itu dalam pantauan Tempo di Istana hingga larut malam adalah Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofjan Djalil.

    Tempo juga menyaksikan, Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan, memasuki Istana secara bergantian pada Selasa malam.

    Para menteri itu tak seperti biasanya, memasuki pintu samping Istana Merdeka dari arah Wisma Negara, yang dijaga ketat Pasukan Pengamanan Presiden. Mereka juga menghindari wartawan, dan tak memasuki pintu samping Istana Negara, lazimnya selama ini.

    SIMAK:
    Reshuffle Kabinet, Menteri Perindustrian Saleh Husin Pamit
    Cuitan Sudirman Said Usai dari Istana: Tugas Besar Selesai

    Sebelum para menteri dipanggil, Presiden Joko Widodo bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Jusuf Kalla, menolak menjelaskan isi pertemuan itu.

    Sorenya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno membenarkan Presiden memanggil sejumlah menterinya. Menurut Pratikno, pemanggilan itu merupakan bagian dari kerja Presiden. "Ini bagian dari agenda Presiden yang banyak. Ya rapat terbatas, ya manggil menteri dan seterusnya," ujar Pratikno.

    Pratikno menolak menjawab, apakah pemanggilan terkait rencana Presiden mereshuffle kabinetnya. "Itu urusan Presiden. Nanti akan diumumkan, akan ada pengumuman. Nanti lah kalau sudah dipastikan pasti akan diumumkan," kata Pratikno.

    Namun yang jelas, menurut Pratikno, Presiden Jokowi akan mengelar rapat kabinet hari ini, meski tak menyebut adanya pengumuman menteri baru.

    SIMAK:

    Isu Reshuffle, Beberapa Menteri Merapat ke Istana Presiden
    Ini Beberapa Sinyal Jokowi Akan Reshuffle Kabinet

    Pantauan Tempo, Presiden meninggalkan Istana Merdeka pukul 22.30 WIB. Setelah itu, beredar kabar di kalangan istana, sejumlah nama-nama baru calon pembantu Presiden. Nama-nama itu berada di sejumlah kementerian yang menangani sektor ekonomi, politik, hukum, keamanan dan kesejahteraan rakyat.

    Beberapa nama baru, sebagian adalah nama-nama lama yang bergeser posisi. Diantaranya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan akan digeser menjadi Menteri Koordinator bidang Maritim, Rizal Ramli. Rizal Ramli sendiri dicopot dari jabatannya sebagai Menko Maritim. Posisi Luhut akan digantikan oleh Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto.

    Posisi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar  akan digantikan oleh koleganya, Eko Putro.  Lalu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi digantikan nama baru dari kalangan PAN, Asman Abnur. Nama baru juga muncul di Kementerian Pendidikan Nasional menggantikan  Anies Baswedan yaitu mantan rektor Univesitas Muhammadiyah Malang, DR. Muhajir.

    SIMAK:
    Jokowi Mendadak Panggil JK, Bahas Reshuffle Kabinet? 
    Besok, Jokowi Dijadwalkan Gelar Sidang Paripurna Kabinet

    Nama baru juga muncul di Kementerian Ekonomi. Ada Sri Mulyani, mantan Menteri di era Susilo Bambang Yudhoyono ini akan didapuk kembali menjadi Menteri Keuangan mengantikan Bambang Brodjonegoro.  Bambang Brodjonegoro bergeser ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, menggantikan Sofyan Djalil. Posisi Sofjan digeser menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang, menggantikan Ferry Mursyidan Baldan.

    Pergeseran juga terjadi di sektor perindustrian dan perdagangan. Menteri Perdagangan Thomas Lembong digeser menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Franky Sibarani. Posisi Menteri Perdagangan digantikan oleh politikus NasDem, Enggartiasto Lukito. Franky Sibarani sendiri mendapatkan posisi baru sebagai wakil menteri perindustrian, mendampingi Menteri Perindustrian yang baru, Airlangga Hartarto yang berasal dari Golkar. Airlangga, menggantikan Saleh Husin yang berasal dari Partai Hati Nurani Rakyat.

    Nama baru juga muncul di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yaitu Candra Tahar. Candra akan menggantikan posisi Sudirman Said. Pun juga nama Budi Karya Sumadi, disebut menggantikan posisi Ignasius Jonan di Kementerian Perhubungan.
    Pratikno menolak berbicara soal nama-nama itu. Ia hanya mengatakan, seluruh kabar terkait reshuffle, itu menjadi hak prerogatif Presiden. "Itu urusan Presiden. Nanti lah kalau sudah dipastikan pasti akan diumumkan," kata Pratikno.

    WDA | ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.