Soal Ahok di Pilkada DKI, Ini Kata PDIP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. TEMPO/Ridian Eka Saputra

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. TEMPO/Ridian Eka Saputra

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Gembong Warsono mengatakan partainya masih membuka peluang untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017.

    Menurut Gembong, apakah PDIP akan mendukung Ahok atau tidak, tergantung keputusan DKI 1 itu sendiri. "Yang pasti, ada mekanisme. Pak Ahok harus mendaftar ke partai," kata Gembong di rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Ahad, 24 Juli 2016.

    Meski hak prerogatif calon gubernur yang akan diusung PDIP ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Gembong yakin pihak internal partai tetap akan mematuhi aturan untuk mengusung nama calon gubernur.

    "Masih ada (peluang buat Ahok). Silakan gotong Ahok ke DPP.  Bawalah Ahok ke sana. Sederhana, kok. Kan PDIP partai terbuka," katanya.

    Menurut Gembong, sebenarnya saat ini posisi Ahok sudah aman. Sebab, Ahok telah mengantongi dukungan satu juta kartu tanda penduduk (KTP) yang menjadi syaratnya maju lewat jalur perseorangan. Ia juga mendapat dukungan dari tiga partai, yaitu NasDem,  Hanura,  dan Golkar.

    "Dua pintu yang legal, mau lewat (jalur) parpol sudah aman, sudah ada tiga parpol. Mau lewat (jalur) perseorangan pun sudah ada satu juta KTP. Apalagi yang dipersoalkan?" tutur Gembong.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.