Ini Cerita Satgas Tinombala Tangkap Istri Santoso  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Patung zaman megalitikum di Desa Besoa, Lembah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 22 Juli 2016. Lokasi patung ini berada disebut-sebut dekat dengan tempat persembunyian teroris yang baru saja tewas, Santoso. TEMPO/Fahmi Ali

    Patung zaman megalitikum di Desa Besoa, Lembah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 22 Juli 2016. Lokasi patung ini berada disebut-sebut dekat dengan tempat persembunyian teroris yang baru saja tewas, Santoso. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.COPoso - Jumiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima, istri kedua Santoso—pimpinan Mujahidin Indonesia Timur—asal Bima, akhirnya tertangkap hari ini, Sabtu, 23 Juli 2016.

    Atun dicokok di wilayah Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, oleh Satuan Tugas Tinombala. Tim ini membawa wanita itu ke Kotis Sektor 1, Poso Pesisir Utara.

    “Ditangkap pagi sekitar pukul 08.00 Wita, istri Santoso itu tertangkap,” kata seorang anggota Satuan Tugas Tinombala di Poso saat dihubungi Tempo, Sabtu, 23 Juli 2016.

    BacaIstri Kedua Santoso Tertangkap di Gunung Poso

    Sebelumnya, Atun diduga lolos dari penyergapan tim gabungan Polri dan TNI dalam Operasi Tinombala II pada 18 Juli 2016 di wilayah hutan Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, yang menewaskan Santoso alias Abu Wardah dan anak buahnya, Mukhtar. Dalam baku tembak pada sore itu, satu pria dan dua wanita berhasil kabur. Mereka antara lain Basri dan Jumiatun Muslim. 

    Penangkapan Atun alias Umi Delima tersebut bermula dari patroli Satgas Tinombala. Sekitar pukul 08.00 Wita, pasukan mencurigai sebuah gubuk. Penyergapan pun dilakukan. Tanpa kesulitan, Satgas Tinombala merangsek dan menemukan Umi Delima di situ. Dia ditangkap tanpa perlawanan.

    Dengan tertangkapnya Umi Delima, Satgas Tinombala memburu 18 orang lagi anggota kelompok Santoso. Sudah sepuluh anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur di bawah Santoso yang ditangkap dalam keadaan hidup. Sedangkan 16 lainnya tewas akibat peluru aparat. 

    AMAR BURASE 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.