Survei SMRC: Warga Jakarta Puas akan Kinerja Ahok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, menghadiri penghitungan satu juta ktp di Sekretariat Teman Ahok, Jakarta, 19 Juni 2016. M Iqbal Ichsan/Tempo

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, menghadiri penghitungan satu juta ktp di Sekretariat Teman Ahok, Jakarta, 19 Juni 2016. M Iqbal Ichsan/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski banyak pro dan kontra, warga DKI Jakarta puas akan kinerja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam survei terbaru Saipul Mujani Research and Consulting (SMRC), sebanyak 69,7 persen warga Jakarta puas akan kinerja Ahok.

    Survei dilakukan terhadap 820 responden dengan jawaban skala sangat puas, cukup puas, kurang puas, atau tidak puas. Hasilnya menunjukkan 69,7 persen cukup puas terhadap kinerja Ahok, sedangkan terhadap kinerja wakilnya, Djarot Syaiful Hidayat, 40,6 persen.

    "Kita garis bawahi jawaban pemilih, apakah menginginkan kembali. Biasanya, hasilnya mencerminkan kekuatan dukungan," kata peneliti bidang negara, kesejahteraan, dan pembangunan sosial SMRC, Sirojudin Abbas, di Jalan Cisadane Nomor 8, Jakarta, Kamis, 21 Juli 2016.

    Survei juga mencitrakan penilaian warga terhadap kondisi sarana dan prasarana Ibu Kota. Mayoritas responden atau di atas 50 persen menilai kondisi prasarana dan sarana Jakarta baik. Hanya kondisi kelancaran transportasi yang dianggap buruk.

    Sedangkan kondisi pelaksanaan pemerintahan, dinilai dalam lima skala ukur, sudah baik. Tingkat kepuasan warga ini (69,7 persen) lebih tinggi ketimbang survei yang diadakan pada Agustus 2015, yaitu 63 persen.

    Saat ditanya apakah menginginkan Ahok kembali menjabat Gubernur Jakarta periode 2017-2022, sebanyak 58 persen warga menginginkannya. Sebanyak 40 persen tidak menginginkan kembali. Angka tersebut juga naik dari survei Agustus 2015 sebesar 49 persen warga menginginkan Ahok bertahan.

    AKMAL IHSAN | JH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.