Rano Karno Masih Galau Soal Calon Pendampingnya dalam Pilkada Banten

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rano Karno mengucapkan sumpah dalam pelantikan sebagai Gubernur Banten di Istana Negara, Jakarta, 12 Agustus 2015. 12 Agustus 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Rano Karno mengucapkan sumpah dalam pelantikan sebagai Gubernur Banten di Istana Negara, Jakarta, 12 Agustus 2015. 12 Agustus 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Serang - Gubernur Banten Rano Karno mengatakan sedang mengkaji beberapa nama yang akan dijadikan pasangannya dalam pemilihan kepala daerah Banten yang akan digelar serentak pada 2017.

    Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, dia sudah mendapat restu Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan untuk kembali mencalonkan diri dalam pilkada Banten.

    Namun Rano berkukuh belum mau menyebutkan nama calon wakil gubernur yang akan mendampinginya. Sedangkan berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, ada dua nama yang disodorkan Rano kepada DPP.

    “Soal calon wakil, saya serahkan kepada DPP. Kalau sudah diputuskan DPP, teman-teman juga akan diundang untuk deklarasi,” ucapnya, Kamis, 21 Juli 2016.

    Beberapa nama yang santer terdengar akan mendampingi Rano di antaranya Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah; Wali Kota Serang Tubagus Haerul Zaman, yang merupakan adik mantan Gubernur Banten Atut Chosiyah; dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Andika Hazrumy, yang tak lain putra sulung Atut Chosiyah. “Masih mungkin berpasangan dengan siapa pun. Mungkin dengan Pak Zaman, Pak Arief, atau tokoh lain,” ujar Rano.

    Baca:
    7 Provinsi Ini Belum Punya Gedung Bioskop
    IPT 1965, Asvi: Paling Penting Negara Mau Akui Kesalahannya

    Pemeran Doel dalam serial televisi Si Doel Anak Sekolahan itu menyatakan kesiapannya menjalankan amanat partai untuk memenangi pemilihan Gubernur Banten. Rano mengaku siap melanjutkan tampuk kepemimpinan di Provinsi Banten. “Untuk memajukan Banten, saya rasa tidak ada kata lain selain lanjutkan," tutur Rano.

    Sementara itu, anggota Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banten Ali Zamroni mengatakan ada dua figur eksternal yang intens melakukan komunikasi dengan Gerindra. Dua figur itu adalah mantan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim dan Andika Hazrumy. "Sebetulnya dengan RK (Rano Karno) juga ada komunikasi, tapi belum dalam," ucapnya.

    Menurut Ali, Gerindra ingin mengusung calon yang punya semangat besar membenahi Banten. Ali yakin segera mendapat pasangan calon yang pas untuk diusung partainya. "Waktu tinggal sebentar lagi. Agustus harus keluar rekomendasi. Pertengahan Agustus sudah finallah, karena September sudah tahap pendaftaran," ujarnya.

    Baca:
    Polres Bangkalan Razia Pokemon GO
    Survei Ini Gali Hubungan Pekerjaan dan Kesehatan, Hasilnya...

    Beberapa partai politik sudah melakukan penjaringan internal. Mereka akan bertarung habis-habisan demi memperebutkan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

    Sederet nama santer menjadi perbincangan publik. Selain Rano Karno, mantan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, mantan Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah, Andika Hazrumy, Tubagus Hairul Jaman, mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, serta mantan Menteri Pertanian Anton Aprianto dikabarkan bakal mencalonkan dalam pilkada Banten.

    WASI’UL ULUM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.