Ahok Siap Beri Kesaksian dalam Sidang Suap Reklamasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 10 Mei 2016.  Ahok diperiksa oleh KPK sebagai saksi terkait kasus suap dalam pembahasan Raperda reklamasi teluk Jakarta Tahun 2015-2035 dengan tersangka M. Sanusi dan Ariesman Wijaya. TEMPO/Eko Siswono Toyyudho

    Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 10 Mei 2016. Ahok diperiksa oleh KPK sebagai saksi terkait kasus suap dalam pembahasan Raperda reklamasi teluk Jakarta Tahun 2015-2035 dengan tersangka M. Sanusi dan Ariesman Wijaya. TEMPO/Eko Siswono Toyyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan siap bila diminta kesaksiannya untuk terdakwa Ariesman Widjaja dalam persidangan kasus suap pembahasan rancangan peraturan daerah reklamasi Teluk Jakarta.

    "Kalau dipanggil, ya siap. UPS saja sudah. Aku sudah pengalaman dipanggil menjadi saksi sekarang. Dipanggil BPK, KPK, Bareskrim," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 21 Juli 2016.

    Pada Mei lalu, Ahok pernah diminta datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjadi saksi. Sekitar delapan jam diperiksa, Ahok dimintai keterangan tentang proses pembahasan raperda, latar belakang penetapan besaran kontribusi tambahan, dan perizinan reklamasi yang dikeluarkannya.

    Hal itu merupakan bagian dari pendalaman KPK untuk mengusut dugaan suap pembahasan raperda reklamasi Teluk Jakarta. Dalam perkara itu, KPK menetapkan Ariesman, mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, sebagai tersangka pemberi suap kepada Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta M. Sanusi untuk memuluskan perizinan reklamasi pantai utara Jakarta. KPK juga menetapkan karyawan PT Agung Podomoro, Trinanda Prihartono, sebagai tersangka. Dari ketiganya, hanya berkas Ariesman dan Trinanda yang sudah masuk persidangan.

    Ahok mengaku, sampai saat ini, dia belum menerima undangan dari jaksa penuntut umum untuk diminta menjadi saksi dalam sidang Ariesman selanjutnya. Sementara itu, pada sidang Rabu kemarin, jaksa telah menghadirkan Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD Muhammad Taufik, Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat Mohamad Sangaji, dan Ketua Pansus Zonasi Selamat Nurdin sebagai saksi.

    FRISKI RIANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.