Jabar Perbaiki Pelayanan Haji 2016  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jabar Perbaiki Pelayanan Haji 2016

    Jabar Perbaiki Pelayanan Haji 2016

    INFO JABAR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperbaiki  manajemen Haji tahun 2016/1437 H. Tujuannya  agar penyelenggaraan haji dapat dilaksanakan dengan lebih teratur dan khusyuk. Perbaikan itu antara lain  mencakup kapasitas sumber daya manusia, sertifikasi pembimbing serta petugas haji, manajemen kloter, dan peningkatan fasilitas penunjang.

    Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan,  agar  peran ketua kloter, kepala regu, dan kepala rombongan dapat lebih optimal, maka akan dilakukan pelatihan yang diinisiasi Pemprov Jabar  selama empat hari,  pada tanggal 18-21 Juli ini. “Untuk sertifikasi, ini bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Bandung, dananya dari APBD, APBN, dan swasta (LKBIH),” kata Aher pada Selasa, 19 Juli 2016.

    Seorang kepala rombongan, kata Aher, akan bertanggung jawab pada 10-20 orang jemaah haji. Kepala regu akan bertanggung jawab terhadap lebih kurang empat rombongan, sedangkan ketua kloter tidak hanya bertanggung jawab mengkoordinir regu, namun juga terhadap para petugas pendamping ibadah haji dan ‘pejabat negara tertinggi’ di kloter.

    “Untuk itu kompetensi dan kapasitas pribadi para ketua ini harus mumpuni dalam hal manajemen krisis, P3K, S.O.P, dan sebagainya," ucap Aher.

    Jika biasanya Jemaah Haji harus menyewa kendaraan sendiri atau menaiki bus untuk menuju embarkasi Bekasi, tahun ini Pemprov akan memfasilitasi transportasi mereka. Untuk mengangkut jemaah Jabar yang tahun ini berjumlah 29.888 orang ditambah 200 THPD, Pemprov sudah menyiapkan anggaran hingga anggaran Rp 2,8 miliar.

    Tahun ini Pemprov juga akan membagikan tikar mendong bagi jemaah asal Jawa Barat, yang berguna sekali ketika hari Armina di Arafah dan Mina. “Karena biasanya kan karpet-karpet di Arafah dan Mina itu sudah dari tahun-tahun sebelumnya dan sering membuat tidak nyaman dan gatal,” kata Aher.

    Tikar mendong buatan Tasikmalaya yang dibagikan ini juga diklaim Aher berbahan ramah lingkungan dan berguna mendorong perekonomian rakyat. “Pemprov sudah menyiapkan anggaran Rp 1,4 miliar untuk ini,” ujar Aher.

    Jumlah tikar khas Jabar tersebut disediakan sebanyak jumlah jamaah. Jumlah jamaah Calon Haji (Calhaj) asal Jawa Barat tahun ini yakni 30.428 orang, yang terdiri dari 30.020 jamaah dan 408 petugas, yang berasal 6 Kota dan 21 kabupaten.

    Kabupaten Bogor, menempati urutan pertama dengan jumlah calon haji terbanyak hingga mencapai 2.817 jamaah, kedua ditempati Kota Bekasi dengan 1.989 jamaah, disusl  Kabupaten Bandung sebanyak 1.948, dan Kabupaten Bekasi dengan 1.868 jamaah.

    Rencananya Kelompok terbang (Kloter) pertama calon jamaah haji Jawa Barat akan mulai memasuki asrama embarkasi Jakarta-Bekasi, pada Senin, 8 Agustus, dan berangkat tanggal 9 Agustus 2016. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.