Surabaya Raih Tujuh Adipura Berturut-turut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengangkat piala dan piagam Socrates Award di halaman Balai Kota , Surabaya (20/4). Penghargaan untuk kategori Future City, Kota Masa Depan dari Europe Bussiness Award (EBA) ini sebagai apresiasi terhadap Pemerintah Kota Surabaya yang telah berhasil membangun.  TEMPO/Fully Syafi

    Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengangkat piala dan piagam Socrates Award di halaman Balai Kota , Surabaya (20/4). Penghargaan untuk kategori Future City, Kota Masa Depan dari Europe Bussiness Award (EBA) ini sebagai apresiasi terhadap Pemerintah Kota Surabaya yang telah berhasil membangun. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan Surabaya meraih penghargaan Adipura Paripurna 2016. Surabaya, ucap Risma, menempati peringkat terbaik Adipura Paripurna untuk kategori kota metropolitan.

    “Adipura ini ada beberapa kategorinya, yaitu kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil. Surabaya terbaik di kategori kota metropolitan,” ucap Risma saat jumpa pers di mal Grand City, Surabaya, Selasa, 19 Juli 2016.

    Menurut Risma, penghargaan akan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Siak, Riau, pada Jumat, 22 Juli 2016. Karena itu, Risma akan berangkat ke Siak pada Jumat pagi nanti sekitar pukul 08.00 WIB. “Memang agak susah mengatur waktunya.”

    Ia bersyukur atas penghargaan itu. Sebab, Surabaya sudah tujuh kali menerima Adipura. “Ini sudah yang ketujuh kalinya secara berturut-turut,” ujarnya.

    Daerah lain yang juga mendapat Adipura Paripurna 2016 dengan kategori lain adalah Kabupaten Tulungagung dan Kota Palembang.

    Pada 2015, Surabaya mendapat penghargaan Adipura Kencana untuk kategori kota metropolitan. Surabaya dinilai unggul karena mampu menciptakan inovasi, terutama dalam hal pemanfaatan tempat pembuangan akhir sampah menjadi sumber energi (waste to energy). Selain itu, Surabaya dinilai konsisten terhadap kebersihan dan keindahan kota.

    Meski begitu, tutur Risma, tujuan awal Pemerintah Kota Surabaya dalam membangun kota bukan untuk mendapat penghargaan dan piala, tapi supaya Surabaya lebih bersih serta nyaman. “Kalau sudah seperti itu, warga Surabaya bisa lebih sehat, dan itu yang selalu kami perjuangkan.”


    MOHAMMAD SYARRAFAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lembaga Survei: 5 Hal Penting dalam Quick Count Pilpres 2019

    Perkumpulan Survei Opini Publik angkat bicara soal quick count di Pemilu dan Pilpres 2019 yang diragukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.