Tito Sebut Jenazah Teroris di Poso 80 Persen Mirip Santoso  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin kelompok teror Mujahidin Indonesia Timur, Santoso alias Abu Wardah, bergaya selfie di tempat persembunyiannya. Foto: Istimewa

    Pemimpin kelompok teror Mujahidin Indonesia Timur, Santoso alias Abu Wardah, bergaya selfie di tempat persembunyiannya. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan dua jenazah teroris yang tewas dalam baku tembak di Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah, sudah melalui identifikasi awal. Salah satunya diduga kuat adalah teroris Santoso alias Abu Wardah.

    "Saya bisa bilang sudah 80 persen itu Santoso," kata dia saat dicegat awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 19 Juli 2016.

    Terjadi baku tembak pasukan TNI dan Polri dengan kelompok Santoso di Poso, kemarin sore, sekitar pukul 17.00 Wita. Dalam kejadian itu, dua orang tewas tertembak dan tiga orang melarikan diri.

    Ketika kedua jenazah dicek, salah satunya menyerupai Santoso. Ini berdasarkan tanda tahi lalat di tengah dahi dan bentuk wajah. Siang ini, jenazah itu diperiksa di bandara Palu sebelum dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Tito melanjutkan, angka 80 persen itu didapat setelah sejumlah orang yang mengenal Santoso melihat jenazah yang menyerupai Santoso. Beberapa di antaranya adalah polisi-polisi yang pernah bertemu langsung dengan Santoso.

    "Rencananya akan dibawa juga kenalan Santoso lainnya, yang juga tersangka, untuk melihat juga," kata dia. Tito menjanjikan kepastian identitas ini akan didapat dalam waktu 2-3 jam mendatang.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.