Tulungagung Diusulkan Dibangun Bandara untuk Selatan Jawa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung bermain dan menikmati keindahaan panorama di pantai Sidem. Tempat wisata ini terletak di pesisir Samudera Hindia, 30 km dari selatan kota Tulungangung, Jawa Timur, 23 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah pengunjung bermain dan menikmati keindahaan panorama di pantai Sidem. Tempat wisata ini terletak di pesisir Samudera Hindia, 30 km dari selatan kota Tulungangung, Jawa Timur, 23 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Trenggalek - Bupati Trenggalek Emil Elestianto menyebutkan Kabupaten Tulungagung adalah lokasi yang cocok untuk bandar udara di kawasan selatan Pulau Jawa. Kementerian Perhubungan berencana membuka ruang udara untuk penerbangan sipil kawasan itu menyusul desakan delapan kepala daerah eks-Karisidenan Kediri dan Madiun.

    Emil mengatakan usulan pendirian fasilitas transportasi Bandar udara yang disampaikan delapan bupati dan walikota kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu telah mendapat respon cepat dari Presiden Joko Widodo. “Kami mengapresiasi langkah cepat Menkoplhukam, Menhub, Setkab, dan TNI paska menerima pernyataan bersama kami,” kata Emil kepada Tempo, Sabtu 16 Juli 2016.

    Emil meyakini delapan kepala daerah yang menginisiasi pendirian bandara di wilayah selatan Pulau Jawa siap bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan terkait dengan proyek tersebut. Mereka adalah Bupati Madiun Muhtarom, Bupati Magetan Sumantri, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Bupati Pacitan Indartato, Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Bupati Blitar Rijanto, dan Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak.

    Meski mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat, hingga kini delapan kepala daerah tersebut belum bermufakat soal lokasi pendirian bandara. Mereka justru menyerahkan pilihan tersebut pada survei dan kajian Kementerian Perhubungan untuk menentukan daerah mana yang dipilih. “Persisnya belum ada, tapi dulu pernah ada usulan bandara di Pacitan, Kediri, dan Blitar selain pemanfaatan Lanud Iswahyudi,” kata Emil.

    Namun belakangan, suami artis Arumi Bachsin ini menyebut wilayah Tulungagung Selatan sebagai pilihan terbaru yang diwacanakan. Menurut dia lokasi tersebut cukup representatif di tengah-tengah delapan kota dan kabupaten pengusul bandara. “Tulungagung selatan cukup sentral lokasinya, “ kata Emil.

    Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Tulungagung Sudarmaji mengatakan pemerintahnya memang telah menyiapkan lahan khusus di Kecamatan Campurdarat. Kecamatan ini berada di sebelah selatan Pantai Popoh dengan kondisi geografis landai dan terbuka. Selain itu lokasi ini juga hanya berjarak lima kilometer dari Jalur Lintas Selatan. “Jadi sangat strategis jika dijadikan bandara,” katanya.

    Persoalan saat ini adalah status lahan yang dimaksud masih bercampur dengan kas desa dan perorangan warga. Namun Pemerintah menjamin tak ada kendala dalam pembebasannya nanti karena berdampak besar bagi perekonomian masyarakat setempat.

    Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pernah mengumumkan rencana pembangunan bandara baru di Jawa Timur. Rencananya bandara tersebut akan kelar diselesaikan dalam dua tahun pembangunan dengan anggaran Rp 700 miliar dari APBN. Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut atas penyampaian surat pernyataan bersama delapan kepala daerah kepada Menkopolhukam Luhut Binjar Panjaitan saat berkunjung di Ponorogo bulan ramadhan lalu.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?