Hari Jumat Ini, Matahari Tepat di Atas Kiblat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selembar sajadah dibentangkan dalam percobaan menentukan arah kiblat di atas gedung Temprint, Jakarta, 28 Mei 2015. Percobaan ini dapat dilakukan kembali saat matahari melintas tepat di atas ka'bah. TEMPO/Charisma Adristy

    Selembar sajadah dibentangkan dalam percobaan menentukan arah kiblat di atas gedung Temprint, Jakarta, 28 Mei 2015. Percobaan ini dapat dilakukan kembali saat matahari melintas tepat di atas ka'bah. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama Muhammad Thambrin mengatakan pada Jumat, 15 Juli 2016, matahari akan berada di atas Ka’bah, sehingga dapat menjadi kesempatan muslim di Indonesia untuk memperbaiki arah kiblat salatnya.

    Berdasarkan perhitungan astronomi, pada Jumat, 15 Juli 2016, matahari melintas tepat di atas Ka’bah pukul 16.27 WIB, sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu lalu. "Sehingga bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus di mana saja pada jam itu akan mengarah ke Ka’bah," ucap Thambrin.

    BACA: Matahari Tepat di Atas Ka'bah, Ini Panduan Mengoreksi Kiblat

    Menurut Thambrin, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat salat, di antaranya dengan menggunakan kompas, alat ukur theodolit, dan fenomena posisi matahari melintas tepat di atas Ka’bah yang dikenal dengan istilah Istiwa Azam atau Rashdul Kiblat.

    Thambrin menuturkan muslim dan pengurus takmir masjid/musala yang akan memverifikasi kesesuaian arah kiblat dapat melakukan langkah-langkah pengoreksian kiblat. Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengoreksi arah kiblat. Pertama, pastikan benda yang menjadi patokan benar-benar berdiri tegak lurus atau menggunakan bandul.

    Selanjutnya permukaan dasar harus betul-betul datar serta rata dan jam pengukuran harus disesuaikan dengan petunjuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofosika, RRI, atau Telkom. "Jika tiga tahapan itu sudah dilakukan, bayangan benda yang digunakan untuk memverifikasi itu akan mengarah ke Ka’bah," tuturnya.

    Fenomena alam itu, kata dia, juga sempat terjadi pada Jumat, 27 Mei 2015. Saat itu matahari melintas tepat di atas Ka’bah pada pukul 16.18 WIB.

    ANTARA

    BACA JUGA
    Ayah Asyik Main Ponsel, Bayi di Pangkuan Menangis dan...
    Truk Tabrak Kerumunan di Nice, Presiden Hollande: Ini Teror


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?