Bom Pipa Meledak di Pidie, Pelajar SMP Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bom pipa yang dilempar di depan Pasar Sentral Poso, Sulawesi Tengah, diperlihatkan oleh kepolisian daerah (3/11). TEMPO/Amarburase

    Bom pipa yang dilempar di depan Pasar Sentral Poso, Sulawesi Tengah, diperlihatkan oleh kepolisian daerah (3/11). TEMPO/Amarburase

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Sebuah bom pipa meledak di Pidie Jaya, Provinsi Aceh, mengakibatkan seorang siswa bernama Baydarus alias Boy, 15 tahun, meninggal di tempat, Kamis, 14 Juni 2016. "Bom diduga peninggalan masa konflik bersenjata di Aceh," kata Kepala Kepolisian Resor Pidie Ajun Komisaris Besar Ali Khadafi kepada Tempo.

    Menurut Ali, peristiwa ledakan itu terjadi di Gampong Cot Seutui, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya. Saat itu, Boy menemukan bom pipa di belakang rumahnya ketika sedang membersihkan kandang ayam.

    Setelah menemukan bom tersebut, ujar Ali, diduga Boy mengetuk-ngetuknya sehingga meledak. Boy yang masih berstatus pelajar kelas VIII sekolah menengah pertama itu mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya dan meninggal.

    Di sekitar tubuh korban ditemukan keping-keping pecahan bom. Korban langsung disemayamkan oleh pihak keluarga. Sejumlah barang bukti disita oleh polisi untuk keperluan penyelidikan.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.