Rekaman Sanusi dan Pupung, KPK Siap Buka Penyidikan Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka Ketua Komisi D DPRD DKI M Sanusi berjalan memasuki gedung KPK, Jakarta, 28 April 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Tersangka Ketua Komisi D DPRD DKI M Sanusi berjalan memasuki gedung KPK, Jakarta, 28 April 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Rekaman perbincangan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi dengan Manajer Perizinan Agung Sedayu Group, Saiful Zuhri alias Pupung, sedikit menguak rangkaian puzzle perkara pembahasan Raperda Reklamasi.

    Dalam rekaman yang diputar saat sidang bos Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja, disebutkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi membagi-bagikan duit dari bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma, kepada anggota DPRD.

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo mengatakan lembaganya akan mendalami fakta-fakta yang didapat dari rekaman tersebut. "Secara bertahap nanti bukan hanya Sanusi, rangkaian yang lain juga," ucap dia di kantornya, Kamis, 14 Juli 2016.

    Agus menegaskan, tinggal menunggu waktu untuk menggabungkan fakta-fakta tersebut. Ia optimistis tak akan lama lagi semua potongan puzzle akan terkumpul.

    Bahkan Agus mengatakan ada kemungkinan lembaganya mengeluarkan surat penyelidikan dan penyidikan baru. "Bisa saja dalam waktu yang tidak terlalu lama, kasusnya ada surat penyelidikan baru, bahkan mungkin penyidikan baru," ucapnya.

    Selain tudingan Prasetyo membagi-bagikan duit, dalam sidang yang dilaksanakan kemarin itu, Aguan disebut akan menekan Prasetyo agar segera mengesahkan Raperda Reklamasi.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.