KKN di Mojokerto, Rombongan Kaesang Jokowi Disambut Pejabat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra bungsu Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep,mengikuti Community Outreach Program (COP) atau Kuliah Kerja Nyata(KKN) di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang diselenggarakan UKPetra Surabaya bekerjasama dengan universitas dalam dan luar negeri, Kamis,14 Juli 2016. TEMPO/ISHOMUDDIN

    Putra bungsu Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep,mengikuti Community Outreach Program (COP) atau Kuliah Kerja Nyata(KKN) di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang diselenggarakan UKPetra Surabaya bekerjasama dengan universitas dalam dan luar negeri, Kamis,14 Juli 2016. TEMPO/ISHOMUDDIN

    TEMPO.COMojokerto - Putra bungsu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mengikuti Community Outreach Program (COP) di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sejak 14 Juli hingga 4 Agustus 2016. 

    Kegiatan mirip kuliah kerja nyata (KKN) itu dilaksanakan Universitas Kristen Petra Surabaya setiap tahun, bekerja sama dengan sejumlah universitas dalam dan luar negeri, termasuk SIM University Singapura, tempat kuliah Kaesang.

    Sebelum ke lokasi, rombongan mahasiswa yang dipimpin Rektor Universitas Kristen Petra Rolly Intan bertemu dengan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa di Pendapa Graha Maja Tama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Kamis, 14 Juli 2016. Selain bupati, sejumlah pejabat hadir, seperti Kepala Kepolisian Resor Mojokerto Ajun Komisaris Besar Boro Windu Danandito dan Komandan Komando Distrik Militer 0815 Mojokerto Letnan Kolonel (Inf) Djohan Darmawan. 

    Mustofa mengatakan lokasi yang akan menjadi tempat para mahasiswa peserta COP itu berbeda jauh dengan kota-kota besar tempat kuliah para mahasiswa. “Tapi mereka hidup tenteram. Saya ucapkan selamat datang untuk mempelajari masyarakat di Kabupaten Mojokerto sehingga yang dilakukan bisa bermanfaat dalam kehidupan ke depannya,” tuturnya.

    Mustofa mengatakan lokasi tempat mahasiswa menggelar COP itu masih alami dan belum tersentuh teknologi modern. “Seperti yang diharapkan Pak Rolly tadi bahwa diharapkan, setelah mereka pulang, ada perubahan yang mencolok. Yang semula individualistik, ada perubahan mental,” ucapnya. 

    Mustofa berjanji akan memberi dukungan selama para mahasiswa melaksanakan tugas mereka. “Kami bersyukur menjadi tujuan mereka, kami akan memberikan dukungan dan pengamanan karena mereka juga memberikan kontribusi bagi masyarakat di sana,” ujarnya.

    Dalam pertemuan tersebut, Kaesang mengenakan kaus kegiatan COP yang sama dengan peserta COP lain. Ia duduk di deretan paling depan. Kaesang enggan diwawancarai dan menggelengkan kepala saat ditanya wartawan. Sesekali ia menundukkan kepala saat wartawan mengambil gambarnya. Sejumlah anggota Pasukan Pengamanan Presiden dan polisi membatasi wartawan yang mengambil gambar Kaesang. 

    Kegiatan COP oleh Universitas Kristen Petra tahun ini diikuti 201 mahasiswa, yang meliputi 141 mahasiswa asing dan 60 mahasiswa Indonesia. Dari 60 mahasiswa asal Indonesia, 51 di antaranya dari Petra Surabaya dan sembilan lainnya dari Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

    Adapun 141 mahasiswa asing terdiri atas 33 mahasiswa Dong Seo University Korea Selatan, 9 mahasiswa International Christian University Jepang, 13 mahasiswa Hong Kong Baptist University, 6 mahasiswa Hong Kong Institute of Education, 4 mahasiswa Hong Kong University of Science and Technology, dan 25 mahasiswa University of The Netherlands.

    Selain itu, 4 mahasiswa Fu Jen University Taiwan, 2 mahasiswa Lignan University Hong Kong, 2 mahasiswa Chinese University of Hong Kong, 9 mahasiswa Guangxi Normal University Cina, 20 mahasiswa Guangxi University of Science and Technology Cina, 8 mahasiswa Coventry University of London, dan 7 mahasiswa SIM University Singapura.

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.