Juru Bicara Presiden: Evaluasi Menteri Tidak Hanya Soal Mudik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Presiden Johan Budi menyampaikan keterangan pers terkait pembentukan Badan Restorasi Gambut di Istana Merdeka, Jakarta, 13 Januari 2016. Johan Budi yang juga mantan Pimpinan KPK tersebut mulai bertugas sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi usai dilantik Presiden Joko Widodo Selasa (12/1). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    Juru Bicara Presiden Johan Budi menyampaikan keterangan pers terkait pembentukan Badan Restorasi Gambut di Istana Merdeka, Jakarta, 13 Januari 2016. Johan Budi yang juga mantan Pimpinan KPK tersebut mulai bertugas sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi usai dilantik Presiden Joko Widodo Selasa (12/1). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara kepresidenan, Johan Budi, menyatakan akan ada evaluasi pelaksanaan arus mudik Lebaran 2016. Presiden Joko Widodo, kata dia, menaruh perhatian terhadap kemacetan yang terjadi di kawasan Brebes saat arus mudik berlangsung.

    Evaluasi soal arus mudik akan dilakukan terhadap kementerian yang bersangkutan, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Perhubungan. "Evaluasi dilakukan tidak hanya pada satu titik (kawasan Brebes) kemarin, tapi juga rentetan sebelum dan sesudahnya," kata Johan di kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa, 12 Juli 2016.

    Meski demikian, saat menjawab pertanyaan seputar evaluasi kinerja semua kementerian, Johan menyebut evaluasi pembantu presiden tidak melulu soal mudik. Ia mengatakan evaluasi dilakukan untuk semua menteri, tak hanya satu atau dua menteri. "Evaluasi oleh Presiden tidak hanya untuk satu titik. Kan, sepanjang menteri itu bekerja," ucapnya.

    Menteri Pertanian Amran Sulaiman, yang sempat datang ke Istana Presiden, mengatakan pembicaraannya dengan Joko Widodo hanya seputar pangan, yaitu padi, jagung, dan kedelai. Ia mengaku tidak ada pembahasan soal kinerja kementerian. "Enggak ada (evaluasi kinerja). Fokus (soal pangan)," ucap Amran sambil tersenyum.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.