Ada Toilet Warna-Warni di Adisucipto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta

    Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ada pemandangan yang menarik di toilet kedatangan Terminal A Bandara Adisucipto, sepuluh toliet, dicat warna-warni. Sehingga tampak cerah, bersih dan wangi. Toilet portable ini disediakan di musim mudik Lebaran 2016, selama satu bulan.

    "Tujuannya, meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang. Juga untuk mengatasi penumpukan antrean penumpang di toilet kedatangan yang cukup padat," kata Agus Pandu Purnama, General Manager Bandara Adisutjipto, Selasa, 12 Juli 2016. Sepuluh unit toilet itu, untuk mengantisipasi antrean.

    Salah satu pengguna toilet, Therisia Patrcia, mengaku nyaman menggunakan fasilitas itu. Selain bersih, tidak ada bau yang menyengat. "Bersih dan wangi, tidak perlu bayar juga. Warnanya ngejreng dan bisa untuk foto selfi," kata dia.

    Menurut Herdy Setiawan staff Airport Facilities PT Angkasa Pura I Bandara Adisucipto, toilet itu disewa dari sebuah perusahaan asal Surabaya selama satu bulan, hingga 3 Agustus mendatang. "Sudah ada banyak unit toilet permanen. Tetapi karena lonjakan jumlah penumpang, pengelola bandara menambah fasilitas," kata dia

    Dari sepuluh unit toilet portable ini, hanya satu unit yang untuk pria, terdiri dari enam buah urinoir. Sebanyak sembilan toilet khusus untuk perempuan. Ada toilet duduk sebanyak tujuh unit, ada pula toilet jongkok.

    Bagi yang tidak terbiasa menggunakan toilet duduk bisa memilih yang jongkok. Ada keran air yang berguna untuk pembersihan. Fasilitas dalam toilet portabel ini lengkap, termasuk tisue pembersih, sabun, tempat sampah, dan keran air. "Setiap saat dibersihkan," kata Herdy.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa