Pilkada Kota Yogya, Penentuan Calon Wakil Wali Kota Alot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan Malioboro, Yogyakarta. ANTARA/Noveradika

    Jalan Malioboro, Yogyakarta. ANTARA/Noveradika

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Calon inkumben yang siap maju kembali pada Pemilihan Wali Kota Yogyakarta pada 2017 nanti, Haryadi Suyuti mengatakan proses pencalonannnya sedikit terhambat akibat alotnya penentuan bakal calon wakil wali kota. Hal ini, kata dia. juga dialami oleh kandidat lain.

    Karena itu, Haryadi mengatakan hingga saat ini belum ada tanda-tanda deklarasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. “Persoalan utama yang dihadapi partai-partai saat ini masih rumitnya bursa calon wakil,” ujar Haryadi di Yogyakarta, Senin 11 Juli 2016. Wali Kota Yogyakarta itu mengatakan figur-figur yang muncul saat ini masih berebut untuk posisi calon walikota.

    Padahal, kecuali Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, semua partai mau tidak mau harus menjalin koalisi untuk bisa mengusung calon. Karena itu, harus ada yang bersedia diusung sebagai calon wakil wali kota.  “Untuk Golkar, pembahasannya sudah sampai tingkat DPD I (provinsi), tinggal komunikasi dengan partai lain membahas soal itu (bakal calon wakil),” ujar Haryadi.

    Haryadi memperkirakan, pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota baru akan muncul akhir Juli ini atau selambat-lambatnya awal Agustus mendatang. Usai lebaran, partai-partai akan mengintensifkan komunikasi untuk memastikan anggota koalisi.

    Sejumlah kandidat dari partai ataupun non partai yang digadang untuk menempati posisi calon wakil pun belum secara tegas menyatakan sikap. Meskipun beberapa diantaranya telah berani memunculkan wajah di depan khalayak melalui iklan-iklan berbentuk reklame ucapan selamat hari raya.

    Seperti dari Partai Keadilan Sejahtera ada anggota DPRD DIY Zuhrif Hudaya. Selain itu juga ada tokoh pengusaha yang juga mantan pengurus klub sepakbola PSIM Ahmad Syauqi Soeratno yang memasang wajahnya melalui reklame besar ucapan hari raya di perbatasan pintu masuk Kota Yogya.

    Baik Haryadi Suyuti maupun Syauqi Soeratno sama-sama mendaftarkan diri sebagai calon walikota Yogya melalui Partai Gerindra. Kedua nama itu sudah diajukan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subinato untuk dimintakan rekomendasi mana yang layak diberi posisi calon walikota.

    “Pak Syauqi mendaftar sebagai calon walikota pada pilkada ini, tidak untuk untuk posisi calon wakil,” ujar Wakil Ketua DPC Gerindra Kota Yogyakarta Christina Agustiani.

    Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Yogyakarta Haryanto menuturkan partainya sendiri akan mengusung calon walikota bilamana tokoh yang direkomendasikan itu bersedia jadi kader Gerindra. Alasannya, Gerindra termasuk partai pemenang pemilu dengan suara terbanyak di Kota Yogyakarta. “Kami tak mau jadi batu loncatan saat pilkada saja tanpa ada yang mau menjadi kader baru, walaupun calon elektabilitas kuat," ujar Haryanto.

    Namun sampai saat ini, belum ada satu kandidat pun yang berani memastikan siap memakai baju Gerindra untuk pilkada. Haryanto yakin, jika nama Haryadi dan Sauqi terpental dan berkukuh tak mau menjadi kader partai, Gerindra masih punya calon lain yang siap diusung.

    PRIBADI WICAKSONO

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.