Menteri Yuddy Bantah Dikawal Patwal Saat Mudik ke Bandung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi (kanan) melakukan sidak ke Kantor Walikota Jakarta Barat, 4 Januari 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi (kanan) melakukan sidak ke Kantor Walikota Jakarta Barat, 4 Januari 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.COJakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi membantah kabar bahwa ia menggunakan fasilitas patroli dan pengawalan (patwal) saat mudik Lebaran kemarin. Ia malah balik bertanya ihwal akurasi informasi yang menyebutnya dikawal patwal kepolisian. 

    "Dari mana tahu (yang di dalam mobil) itu saya? Saya kan tidak pakai nomor (pelat) menteri," katanya di Istana Negara, Jakarta, Senin, 11 Juli 2016. 

    Politikus Partai Hati Nurani Rakyat itu tak yakin orang lain bisa melihat ke dalam mobilnya lantaran dilapisi kaca film gelap.

    Di sisi lain, menurut Yuddy, petugas patwal sudah dia perintahkan pulang untuk mengambil libur. Adapun untuk penggunaan mobil dinas, Yuddy mengklaim hal itu sudah melekat dan bagian dari kendaraan operasional. 

    Sebelumnya, seseorang yang mengaku sebagai pegawai negeri sipil melayangkan protes lantaran Menteri Yuddy dianggap tidak memberi teladan bagi masyarakat.

    Yuddy diketahui menggunakan kendaraan dinas untuk mudik. Protes itu disampaikan melalui pesan pendek yang berujung berantai di antara sesama pegawai negeri. 

    Tidak jelas siapa pengirim pertamanya. Namun disebutkan bahwa pesan berantai itu dikirim pegawai negeri yang melihat Menteri Yuddy menggunakan fasilitas mobil patwal saat mudik ke Kota Bandung.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.