Wisata Umbul Ponggok Raup Rp 100 Juta Per Hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi snorkeling/liburan/traveling. Shutterstock.com

    Ilustrasi snorkeling/liburan/traveling. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Klaten - Selama libur Lebaran, obyek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, memperoleh pendapatan rata-rata Rp 100 juta per hari. Jumlah pengunjung di wahana selam dangkal yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirta Mandiri, melonjak sepuluh kali lipat dibandingkan hari biasa.

    “Puncak kepadatan pengunjung terjadi pada Sabtu dan Ahad, mencapai 7.000 orang per hari. Sedangkan pada Kamis dan Jumat, jumlah pengunjung sekitar 4 ribu sampai 6 ribu orang,” kata Publik Relation BUMDes Tirta Mandiri, Gatot Jiwandono, kepada Tempo, Senin, 11 Juli 2016. Di hari biasa, pengunjung rata-rata 500-600 orang.

    Umbul Ponggok, obyek wisata kolam mata air alami yang menawarkan keindahan panorama bawah air. Kolam itu ada sejak zaman kolonial. Pengunjung bisa menyelam sembari berfoto dengan ikan tawar warna-warni. Juga bisa berfoto unik di sejumlah properti yang disediakan, seperti tenda, bangku, hingga sepeda motor.

    Pada hari biasa, harga tiket Rp 8.000 per orang. Sedangkan selama libur Lebaran, harga tiketnya Rp 15 ribu per orang dengan bonus minuman isotonik. Meski harga tiket naik hampir dua kali lipat, kata Gatot, antusiasme pengunjung menjajal sensasi menyelam di kolam air tawar tetap tinggi.

    "Selain piranti snorkeling (kacamata renang, selang pernapasan, pelampung, dan kaki katak), kami juga menyediakan walker dan power dive (helm khusus yang dialiri oksigen untuk berjalan di dasar kolam),” ujar Gatot. Dengan sewa Rp 200 ribu per unit walker dan power dive, pengunjung bisa menyusuri hamparan pasir dan batuan di dasar Umbul Ponggok selama 30 menit.

    Gatot menambahkan, selama tahun ini Badan Usaha Milik Desa Tirta Mandiri ditargetkan meraup pendapatan Rp 7,9 miliar. “Berkat libur Lebaran yang cukup panjang, pendapatan dari seluruh unit usaha sudah mencapai 60 persen dari target,” kata Gatot. Dia optimistis target itu tercapai.

    "Sayangnya kali ini saya nggak dapat foto yang bagus karena kolamnya terlalu penuh. Jadi susah melihat ikan di dalam air,” kata Fatyas Firdaus, 25 tahun, asal Kota Tegal, Jawa Tengah. Namun, Fatyas tetap mengunggah foto hasil jepretan ponselnya, yang dilapisi plastik kedap air ke Instagram. “Saya tahu Umbul Ponggok juga dari Instagram.”

    DINDA LEO LISTY

    BACA JUGA
    Pilkada DKI: Partai Penantang Ahok Rangkul Ormas Islam
    Yusril: Saya Penantang Ahok dengan Elektabilitas Tertinggi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.