Longsor, Padang-Bukittinggi Sempat Terputus 4 Jam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jalan amblas / longsor. ANTARA/Syafril Adriansyah

    Ilustrasi jalan amblas / longsor. ANTARA/Syafril Adriansyah

    TEMPO.CO, Padang - Tanah longsor menutupi jalan kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin, 11 Juli 2016. Hal ini menyebabkan jalur utama Padang-Bukittinggi dan jalur utama dari Sumatera Barat ke provinsi tetangga terputus total selama empat jam.

    "Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB. Pukul 07.00 WIB baru bisa dilewati," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanah Datar, Mukhlis, Senin, 11 Juli 2016.

    Menurut Mukhlis, longsor diduga disebabkan hujan deras yang turun sejak Minggu sore di kawasan tersebut. Sehingga, batu-batu dan kayu yang berada di tebing itu menutupi jalan.

    Mukhlis menambahkan, material longsor dibersihkan ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Barat yang standby selama masa mudik. Sehingga sekitar pukul 07.00 WIB jalur tersebut sudah bisa dilalui kendaraan.

    Kasat Lantas Polres Padang Panjang Ajun Komisaris Yuneldi Chainir mengatakan longsor menyebabkan jalur utama Padang-Bukittinggi tutup total, sehingga terjadi antrean kendaraan.

    "Terjadi antrean kendaraan sepanjang satu setengah kilometer," ujar Yuneldi, Senin, 11 Juli 2016.

    Yuneldi menjelaskan, sekitar pukul 06.30 WIB, kendaraan sudah mulai bisa melewati jalur tersebut. Namun, diberlakukan sistem buka-tutup.

    Menurut Yuneldi, kepolisian tidak memberlakukan pengalihan harus. Sebab, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum menyatakan bisa membersihkan material longsor dalam kurun dua jam.

    "Jalur lalu lintas mulai cair kembali sekitar pukul 08.30 WIB," ujarnya

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.