Ini Jadwal Pelantikan dan Serah-Terima Jabatan Kapolri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Kapolri, Komjen Pol Tito Karnavian (ketiga kiri), bergandengan tangan dengan lima pimpinan DPR saat rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 27 Juni 2016. DPR mengesahkan pencalonan Komjen Pol Tito Karnavian sebagai Kapolri. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Calon Kapolri, Komjen Pol Tito Karnavian (ketiga kiri), bergandengan tangan dengan lima pimpinan DPR saat rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 27 Juni 2016. DPR mengesahkan pencalonan Komjen Pol Tito Karnavian sebagai Kapolri. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelantikan Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia dijadwalkan di Istana Negara pada Rabu siang, 13 Juli 2016. Setelah itu, Tito akan menjalani beberapa agenda.

    Meski demikian, jadwal masih bisa berubah. "Masih tentatif," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto melalui pesan WhatsApp, Senin, 11 Juli 2016.

    Kegiatan berikutnya adalah laporan satuan yang bertempat di Aula Rupatama Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu sore atau Kamis pagi, 14 Juli 2016.

    Pada Kamis juga akan ada acara serah-terima jabatan dari Kapolri yang lama, Jenderal Badrodin Haiti, kepada Kapolri yang baru, Tito Karnavian, di Lapangan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian. Ada pula serah-terima Ketua Umum Bhayangkari dan Ibu Asuh Polwan di gedung Mutiara STIK. Selanjutnya acara kenal-pamit Kapolri di Auditorium STIK dan pelepasan Kapolri lama.

    Tito juga akan memaparkan commander wish yang merupakan pengarahan pertama di Aula Rupatama Mabes Polri pada Jumat, 15 Juli 2016.

    Saat ini, Badrodin sedang berada di Singapura untuk menerima penghargaan dari pemerintah negara tersebut. "Kemungkinan pulang ke Jakarta Senin sore atau Selasa."

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.