Surabaya Kini Punya Air Mancur Pelangi Menari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat menjadi saksi dalam pengelolaan biaya pendidikan yang diambil alih Pemprov Jawa Timur yang di perkarakan di Mahkamah Konstitusi - Jakarta, 8 Juni 2016. TEMPO/Amston Probel

    Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat menjadi saksi dalam pengelolaan biaya pendidikan yang diambil alih Pemprov Jawa Timur yang di perkarakan di Mahkamah Konstitusi - Jakarta, 8 Juni 2016. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Di penghujung liburan Idul Fitri 1437 Hijriah, pemerintah kota Surabaya meresmikan Jembatan Suroboyo. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hadir secara langsung membuka jembatan dengan air mancur menari berwarna-warni itu, pada Sabtu, 9 Juli 2016. "Memang sengaja dibuka persis sebelum yang mudik kembali ke tempatnya masing-masing," kata Risma saat memberikan sambutan.

    Ribuan warga berduyun-duyun menyaksikan langsung air mancur yang tariannya mengikuti irama lagu tersebut. Sebelumnya, warga disuguhi pesta kembang api dan lagu-lagu Suroboyoan.

    Jembatan itu, kata Risma, sebenarnya dibangun untuk memecah kemacetan di jalur luar lingkar timur Surabaya. "Harapannya bisa menjadi investasi dan ikon baru Kota Surabaya,” ujarnya. Apalagi, sebentar lagi Surabaya menjadi tuan rumah perhelatan PrepCom3 for UN Habitat III pada 25-27 Juli mendatang.

    Selain itu, keberadaan jembatan sepanjang 800 meter tersebut diharapkan bisa membangkitkan ekonomi warga sekitar Bulak, Surabaya, yang berprofesi nelayan. Pihaknya berupaya merevitalisasi kampung nelayan dengan mengecatnya menjadi warna-warni, tanpa mengubah bangunan aslinya.

    Rencananya, pemkot Surabaya akan menambah patung Surabaya di sekitar Jembatan Suroboyo. Ikon patung mbah Suro Boyo itu berukuran lebih besar dari dua patung Suro dan Boyo sebelumnya, yakni setinggi 25 meter untuk patung dan 30 meter dari tanah.

    “Nanti juga ada cable car (kereta gantung) yang memanjang, dari Jembatan Suramadu menyusuri pantai, hingga ketemu Jembatan Surabaya dan Taman Surabaya,” Risma menjelaskan. Total, jembatan ini menghabiskan biaya dari APBD Kota Surabaya sekitar Rp 200 miliar.

    Setelah peresmian, Jembatan Suroboyo bisa langsung dilewati warga besok. Namun untuk air mancur menari, pemkot Surabaya masih mempertimbangkan akan menyalakannya setiap hari atau hanya pada even tertentu.

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.