Jumlah Kendaraan Arus Balik di Tol Cikampek Naik 59 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean kendaraan memasuki gerbang Tol Cikampek, Jakarta, 5 Mei 2016. Tempo/Rezki

    Antrean kendaraan memasuki gerbang Tol Cikampek, Jakarta, 5 Mei 2016. Tempo/Rezki

    TEMPO.CO, Bekasi - Arus lalu lintas di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek mengarah ke Jakarta pada hari ke empat libur Lebaran semakin padat. Para pemudik dari Jawa Tengah dan Bandung mulai memasuki ruas jalan tol tersebut, bahkan jumlah kendaraan meningkat hingga 59 persen dibanding hari sebelumnya.

    Juru bicara PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Iwan Abrianto mengatakan, jumlah  kendaraan menuju Jakarta sejak pukul 06.00-14.00 WIB tercatat mencapai 35.738, padahal biasanya hanya mencapai 22.432. "Lalu lintas kendaraan sudah ramai sejak semalam," kata Iwan, Sabtu, 9 Juli 2016.

    Iwan mengatakan, sejumlah titik yang mengalami kepadatan ialah di pertemuan antara tol Jakarta-Cikampek dengan Tol Cipali di kilometer 66, lalu lintas dari arah tol tersebut cemderung lebih padat dibanding dari Bandung. "Mulai dari kilometer 65 sampai rest area KM 62 padat kembali," kata dia.

    Selain itu, kata Iwan, mulai dari kilometer 56 hingga 42 kembali padat. Menurut dia, kepadatan diakibatkan keluar masuk kendaraan ke tempat peristirahatan. Ia mengaku sudah melakukan sistem buka tutup rest area agar tak berebut masuk ke tempat istirahat itu. "Contra flow guna mengurai kepadatan diberlakukan dari KM 53-50," kata Iwan.

    Iwan menambahkan, arus balik diperkirakan terjadi hingga Senin dini hari. Bahkan, puncaknya diprediksi terjadi pada Minggu malam, 10 Juli 2016. Menurut dia, untuk menekan transaksi, seluruh gardu tol di gerbang Cikarang Utama dibuka multi fungsi.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.