Jasa Marga: Selama Mudik Ada 53 Kecelakaan di Ruas Tol Kami  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua kendaraan pemudik terlibat tabrakan beruntun hingga menabrak pembatas jalan tol Pali Kanci-Pejagan KM 225, Cirebon, Jawa Barat, 2 Juli 2016. Peristiwa kecelakaan ini menyebabkan korban seorang pemudik mengalami patah tulang di tangan dan kendaraan kedua pemudik mengalami kerusakan cukup parah. TEMPO/Imam Sukamto

    Dua kendaraan pemudik terlibat tabrakan beruntun hingga menabrak pembatas jalan tol Pali Kanci-Pejagan KM 225, Cirebon, Jawa Barat, 2 Juli 2016. Peristiwa kecelakaan ini menyebabkan korban seorang pemudik mengalami patah tulang di tangan dan kendaraan kedua pemudik mengalami kerusakan cukup parah. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga mengungkapkan selama masa mudik Lebaran tahun ini terjadi 53 kasus kecelakaan di ruas jalan tol yang mereka kelola. "Angka ini dihitung dari H-7 sampai dengan H+1 Idul Fitri," kata Heru saat ditemui di kantor Jasa Marga Traffic Information Centre, Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu, 9 Juli 2016.

    Heru memaparkan, dari 53 kecelakaan itu, jumlah korban tewas sebanyak lima orang. Selain itu ada 25 orang luka ringan, dan 24 orang luka berat. Seluruh korban, kata Heru, dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di sekitar jalan tol, yang sebelumnya sudah bekerja sama dengan Jasa Marga.

    Heru juga menjelaskan, untuk evakuasi korban-korban kecelakaan, pihaknya sudah menyiagakan sejumlah kendaraan untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (mobil darurat rescue). Kendaraan ini disebar di berbagai titik di ruas jalan tol Jasa Marga. “Misalnya kendaraan rescue besar yang disebut Komo, itu kami tempatkan di Tambun atau Kilometer 32, dan ada juga di tol Jagorawi,” ujarnya.

    Menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi Minggu, 10 Juli 2016, Jasa Marga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Peran kepolisian, kata Heru, amat vital sebab merekalah yang memiliki kewenangan untuk membuka-menutup jalur, dan memberlakukan contra flow. “Eksekusi dan keputusan ada di mereka, kami siapkan sarana dan prasarananya saja," kata Heru.

    Jasa Marga juga memohon maaf kepada para pengguna kendaraan, atas ketidaknyaman yang dialaminya saat arus mudik kemarin. Ia memastikan pihaknya akan fokus pada upaya-upaya mengantisipasi kepadatan besok. “Kalau di ruas (tol) Jasa Marga, kami usahakan yang terbaik urai kepadatan,” kata Heru.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.