Serda Yogi Selamat dari Tragedi Helikoter Jatuh di Poso  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Korban jatuhnya helikopter Bell 205, Serda Yogi Risci Sirait. twitter.com

    Korban jatuhnya helikopter Bell 205, Serda Yogi Risci Sirait. twitter.com

    TEMPO.CO, Depok - Simon Maruli, 27 tahun, masih ingat betul curhatan Sersan Dua Yogi Risci Sirait, yang menjadi sahabat gerejanya sejak kecil. Yogi sempat curhat kepadanya bahwa dia selamat dari kecelakaan helikopter di Poso, 20 Maret 2016.

    "Yogi pernah cerita sangat beruntung diminta istirahat oleh atasannya dan tidak jadi ikut dalam perjalanan helikopter yang jatuh di Poso," kata Simon, Sabtu, 9 Juli 2016. "Padahal awalnya Yogi yang ditunjuk ikut helikopter itu."

    Yogi terus mengucap syukur selamat dari peristiwa yang menewaskan 13 penumpang dalam helikopter TNI AD di Poso waktu itu. Namun kini, kata Simon, hidup Yogi harus berakhir pada profesi yang diminatinya.

    Anak bungsu dari tiga bersaudara itu tewas bersama dua orang lainnya, yakni Letnan Dua Angga Juang dan warga sipil Fransisca Nila Agustin, dalam helikopter TNI AD yang jatuh di kawasan Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Jumat, 8 Juli 2016. "Kami sangat kehilangan. Yogi anaknya ceria dan taat beribadah," ujar Simon.

    Tepat di tanggal musibah kecelakaan helikopter yang menewaskannya, Yogi pernah menulis pesan risiko sebagai penerbang TNI Angkatan Darat. Pesan tersebut dia tulis di akun media sosialnya di tanggal 8 Juli 2015, tepat setahun sebelum kematiannya.

    Di akun Twitter miliknya, Yogi menulis, "Ketika helikopter sudah mengangkat badannya 0,01 mm dari landasan berarti kau sudah menyerahkan nyawamu di heli itu (risiko di penerbangan)," begitu cuit yang ditulis Yogi di akun Twitter-nya @YRSjunior, tepat di tanggal kematiannya, yang diperlihatkan sepupunya, Januar Sirait, Sabtu, 9 Juli 2016.

    Helikopter TNI AD yang dinaiki Yogi kemarin jatuh di Dusun Kowang, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pesawat itu menimpa dua rumah masing-masing milik Heru Purwanto dan Parno yang dalam keadaan kosong.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.