Arus Balik, Kendaraan Melintas di Jalan Tol Cikopo Melonjak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre memasuki pintu tol Cikarang Utama arah Jakarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 8 Juli 2016. ANTARA FOTO

    Kendaraan pemudik antre memasuki pintu tol Cikarang Utama arah Jakarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 8 Juli 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus balik mulai mengalami peningkatan signifikan pada Sabtu, 9 Juli 2016. Ini berdasarkan pantauan kendaraan yang melintasi jalan tol Cikopo-Palimanan dari arah Cirebon ke Jakarta.

    Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Hudaya Arryanto mengatakan telah terjadi peningkatan dua kali lipat dibandingkan jumlah kendaraan yang melintas pada Jumat, 8 Juli 2016.

    Berdasarkan data kendaraan yang melintas di gerbang jalan tol Palimanan, Jumat-Sabtu, 8-9 Juli 2016, pukul 06.00 WIB, 49.600 kendaraan per hari.

    "Angka ini naik dua kali lipat dibandingkan dengan volume pada hari sebelumnya," kata Hudaya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, 9 Juli 2016. Sehari sebelumnya, tercatat 24.650 kendaraan melintas.

    Sebaliknya, Hudaya mengatakan arus kendaraan dari arah Jakarta ke Cirebon juga relatif masih tinggi. Tercatat 24.050 kendaraan per hari. Pada kondisi normal, jumlah kendaraan berkisar 12 ribu kendaraan per hari.

    "Diperkirakan ini merupakan kombinasi dari sisa arus mudik dan lalu lintas wisata yang menuju Cirebon dan sekitarnya," kata Hudaya.

    Hudaya memprediksi puncak volume arus balik di jalan tol Cipali mencapai 60-65 ribu kendaraan per hari. Puncak arus balik, Hudaya memperkirakan, terjadi pada Sabtu, 9 Juli 2016, hingga Minggu, 10 Juli 2016.

    Hudaya mengimbau masyarakat untuk mengatur perjalanan dengan tidak melakukan perjalanan balik secara bersamaan pada Minggu, 10 Juli 2016. "Ini untuk mencegah penumpukan volume arus balik di gerbang-gerbang tol," katanya.

    ARKHELAUS WISNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.