Siaga Teror, Polda Kerahkan Tim Penjinak Bom ke Anyer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Tim Penjinak Bahan Peledak Polda Metro Jaya, melakukan penjagaan di lokasi diduga bom di samping Pos Kepolisian Subsektor Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, 7 Juli 2014. Jelang pilpres, teror bom telah terjadi sebanyak 17 kali. TEMPO/Imam Sukamto

    Petugas Tim Penjinak Bahan Peledak Polda Metro Jaya, melakukan penjagaan di lokasi diduga bom di samping Pos Kepolisian Subsektor Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, 7 Juli 2014. Jelang pilpres, teror bom telah terjadi sebanyak 17 kali. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -- Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengerahkan pasukan tim penjinak bom di kawasan objek wisata Pantai Anyer guna memberikan keamanan terhadap wisatawan.

    "Tim penjinak bom itu untuk mengantisipasi aksi teror bom, seperti yang terjadi di Mapolresta Solo, Jawa Tengah itu," kata Kapolda Banten Brigjen Ahmad Dofiri di Anyer, Jumat.

    Saat ini, petugas tim penjinak bom dari Satuan Brimob Polda Banten siaga di sejumlah titik lokasi objek wisata.

    Sebab, pengunjung wisatawan ke kawasan Pantai Anyer dipastikan membludak untuk mengisi liburan lebaran.

    Karena itu, pihaknya mengerahkan pasukan tim penjinak bom untuk mencegah teror terhadap para wisatawan.

    "Kami akan bergerak cepat jika menerima laporan adanya barang yang mencurigakan bahan peledak," katanya.

    Menurut dia, petugas penjinak bom tersebut guna memberikan pengamanan kepada pengunjung wisata juga masyarakat setempat.

    Mereka para petugas tim penjinak bom tersebut tersebar di setiap pos pengamanan (Pospam) berlokasi di Merak juga kawasan wisata Pantai Anyer.

    "Kalau di Pantai Anyer terdapat pospam penjinak bom berlokasi di Pantai Mercusuar Anyer dan Pantai Bandulu," ujarnya.

    Ia mengatakan, pihaknya memfokuskan pengamanan selama lebaran itu, selain Pelabuhan Merak juga kawasan wisata Pantai Anyer.

    Sebab, kawasan Pantai Anyer akan dipadati ribuan wisatawan sehingga perlu dilakukan tindakan pengamanan.

    "Kami siaga dengan menerjunkan tim penjinak bom guna memberikan keamanan kepada masyarakat," katanya menjelaskan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.