Arus Kendaraan Masuk Bandung Menurun, Tapi...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hujan mengguyur lajur menuju pintu tol Pasteur selepas jembatan Pasupati, Bandung, Jawa Barat, 3 Januari 2016. Arus kendaraan saat arus balik libur tahun baru menuju tol Pasteur terpantau normal. TEMPO/Prima Mulia

    Hujan mengguyur lajur menuju pintu tol Pasteur selepas jembatan Pasupati, Bandung, Jawa Barat, 3 Januari 2016. Arus kendaraan saat arus balik libur tahun baru menuju tol Pasteur terpantau normal. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Arus kendaraan yang masuk Kota Bandung pada H+1 lebaran, Jumat, 8 Juli 2016, terpantau menurun dibandingkan sehari sebelumnya. Arus wisatawan ke kota Paris van Java itu diduga 'terkoreksi' sejenak karena bertepatan dengan kegiatan ibadah salat Jumat.

    "Total sementara yang melintasi tol Pasteur sejak pukul 05.30 hingga 09.40 WIB sebanyak 5.344 kendaraan," ujar Kepala Gerbang Tol Pasteur Susilo di Bandung, Jumat, 8 Juli 2016.

    Susilo membandingkan dengan perhitungan pada waktu yang sama pada Kamis, 7 Juli 2016. Saat itu volume kendaraan yang melintasi gerbang Tol Pasteur berjumlah sekitar 12.450 unit kendaraan. Pada hari itu kepadatan volume kendaraan yang mengarah ke Bandung bahkan sudah terjadi sejak Tol Cikampek.

    Baca: Warga Jabodetabek Serbu Bandung, Tol Cikampek Padat

    "Mungkin karena sekarang Jumat jadi kepotong (salat) Jumatan. Kami prediksi nanti siang sampai malam akan ada kepadatan seperti kemarin," ujar Susilo.

    Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan tersebut, Susilo telah menyiagakan tiga petugas tambahan yang akan berperan menjemput kendaraan terkait ticketing. "Itu untuk mempermudah dan menghindari terjadinya antrean saat mengambil tiket karena kecepatan orang mengambil tiket berbeda," ucapnya.

    Gerbang tol Pasteur, yang terdiri dari 13 gardu dengan rincian delapan gardu exit dan lima pintu masuk tol Pasteur dipastikan bisa digunakan untuk mengantisipasi kemacetan disana.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.