Paspampres RI Beli Senjata Ilegal, Mabes Polri Belum Tahu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo memeriksa pasukan saat sertijab Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) di Mako Paspampres, Tanah Abang, Jakarta, 25 Mei 2016. TEMPO/Subekti

    Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo memeriksa pasukan saat sertijab Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) di Mako Paspampres, Tanah Abang, Jakarta, 25 Mei 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - Juru bicara Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, mengatakan Kepolisian RI belum mendapatkan info terkait kasus penjualan senjata ilegal untuk Pasukan Pengamanan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia (Paspampres). Kasus ini sedang diadili oleh Pengadilan Federal Amerika Serikat. "Belum, kami belum dapat info itu," kata Boy saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 7 Juli 2016.

    Sebelumnya diberitakan Audi N. Sumilat, seorang pria 36 tahun, warga El Paso, Texas, mengaku bersalah terlibat pembelian dan penyelundupan senjata secara ilegal. Senjata ini dijual kepada Paspampres Indonesia.

    Asisten jaksa Bill Morse menyatakan kasus kali ini unik karena melibatkan aparat negara lain. "Ini kasus pertama yang saya tahu di mana penadah adalah aparat pemerintah negara lain," kata Morse seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.

    Dalam rilis Kantor Kejaksaan Distrik New Hampshire, Sumilat mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi. Sumilat mengaku telah membuat pernyataan palsu soal akuisisi senjata api dalam catatan yang direkam oleh dealer senjata api pemerintah federal dan menyelundupkan senjata dari Amerika Serikat ke Indonesia.

    Dalam pernyataan dalam sidang pembelaan, Sumilat menyatakan bergabung dengan sebuah persekongkolan untuk membeli senjata di Texas dan New Hampshire bagi Paspampres Indonesia. Pemahamannya, senjata itu akan diselundupkan dari Amerika secara khusus. Sumilat juga mengakui bahwa dia dan tiga anggota Paspampres merencanakan hal itu pada Oktober 2014.

    Belum diperoleh informasi soal siapa anggota Paspampres yang terlibat dalam perdagangan senjata ilegal ini.

    ASSOCIATED PRESS | NATALIA SANTI | ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.