Arus Balik Mulai Jumat, Pemudik Via Jalan Tol Harus Siapkan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerbang Tol Cikampek. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Gerbang Tol Cikampek. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Bekasi - PT Jasa Marga (Tbk) memprediksi arus balik Lebaran di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek akan dimulai pada Jumat malam, 8 Juli 2016. Ratusan ribu kendaraan diperkirakan memasuki ruas jalan tol itu. "Arus balik akan terjadi dari Minggu malam hingga Senin dinihari," kata juru bicara PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Iwan Abrianto, Kamis, 7 Juli 2016.

    Guna mengantisipasi kemacetan, Jasa Marga mengimbau agar pengguna jalan menyiapkan transaksi elektronik atau E-Toll Card. Adapun jika membayar tunai dari arah Palimanan, pengguna jalan tol diminta menyiapkan uang pas Rp 110 ribu. Sedangkan yang dari Bandung menyiapkan uang Rp 60 ribu. "Agar transaksi di gerbang tol Cikarang Utama cepat," kata Iwan.

    Selain itu, kata dia, pengguna jalan tol juga diminta untuk mengatur waktu perjalanan, sehingga bisa mengantisipasi kepadatan di ruas jalan tol. Jasa Marga juga meminta agar tidak mengandalkan bahan bakar minyak di sejumlah tempat peristirahatan. "Siapkan kendaraan dan sopir dengan prima, membawa bekal yang cukup," kata Iwan.

    Iwan menambahkan, antisipasi juga dilakukan di semua rest area menuju Jakarta, antara lain di KM 71, 62, 52, 42, dan 32. Petugas akan memberlakukan sistem buka-tutup apabila tempat peristirahatan sudah tak mampu menampung kendaraan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan akibat antrean menuju rest area. "Sejumlah rambu lalu lintas telah disiapkan," kata Iwan.

    Berdasarkan pengamatan Tempo, lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek mengarah ke Jakarta atau jalur arus balik pada Kamis ramai lancar. Justru pada jalur mudik atau yang mengarah ke Cikampek tampak padat. Hal ini disebabkan banyak masyarakat bepergian menuju Bandung untuk Lebaran dan liburan.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.