Idul Fitri 2016, Ada 700 Narapidana Bebas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah narapidana, tahanan dan petugas lapas menunaikan salat Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriyah berjamaah di Lapangan Rumah Tahanan Negara Klas I Cipinang, Jakarta, 6 Juli 2016. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Sejumlah narapidana, tahanan dan petugas lapas menunaikan salat Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriyah berjamaah di Lapangan Rumah Tahanan Negara Klas I Cipinang, Jakarta, 6 Juli 2016. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta Sebanyak 700 narapidana langsung bebas karena mendapatkan remisi Idulfitri 1437 Hijriah, kata Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, M Akbar Hadiprabowo.

    "Remisi bebas (RK-2) diberikan kepada narapidana yang langsung bebas pada saat pemberian Remisi Hari Raya Idulfitri, yang pada tahun ini berjumlah 700 orang," katanya, di Jakarta, Rabu 6 Juli 2016.

    Sebanyak 700 orang itu bagian dari 63.170 narapidana beragama Islam yang mendapatkan pengurangan pidana (remisi) khusus pada Lebaran.

    "Remisi RK-1 (pengurangan masa tahanan) diberikan kepada narapidana yang setelah mendapatkan remisi khusus masih menjalani sisa pidana sebanyak 62.470 orang," katanya.

    Bila dibandingkan dengan Lebaran 2015, jumlah narapidana yang mendapatkan remisi meningkat karena pada 2015 narapidana yang mendapatkan Remisi Khusus Idul Fitri sejumlah 54.434 orang dari total penghuni 174.798 saat itu.

    Berdasarkan data smslap.ditjenpas.go.id per 2 Juli 2016 jumlah penghuni saat ini ada 198.911 orang terdiri atas narapidana 131.986 orang dan tahanan berjumlah 66.925 orang yang tersebar di 477 lapas/rutan se-Indonesia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.