Golkar: Usai Lebaran, Ahok Deklarasi Lewat Parpol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Ahok, berbincang dengan politikus Golkar Yorrys Raweyai, usai menerima secara resmi dukungan partai golkar di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, 24 Juni 2016. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Ahok, berbincang dengan politikus Golkar Yorrys Raweyai, usai menerima secara resmi dukungan partai golkar di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, 24 Juni 2016. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai mengendus keinginan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk maju melalui jalur partai politik dalam pemilihan kepala daerah di DKI Jakarta Februari 2017 mendatang. Ia mengatakan Basuki akan memutuskan pada Juli 2016 ini.

    "Akan deklarasi dalam bulan ini. Sinyal yang saya tangkap akan maju melalui partai," kata Yorrys di rumah dinas Ketua Umum Golkar Ade Komarudin di Widya Candra III, Jakarta, Rabu, 6 Juli 2016.

    Menurut Yorrys, verifikasi faktual satu juta KTP bakal menyulitkan barisan pendukung Basuki yang menamakan dirinya 'Teman Ahok'. Ia mengatakan tujuan partai Golkar mendukung adalah untuk mempermudah Basuki melenggang dalam kontestasi pilkada. "Karena yang penting bagaimana dia (Basuki) jadi (Gubernur)," kata Yorrys.

    Sementara itu, Yorrys berujar apabila menggunakan jalur partai, Teman Ahok tidak perlu melakukan verifikasi faktual. Dengan dukungan partai politik, kata dia, calon yang diusung tinggal mendapatkan persetujuan ketua umum partai. "Yang penting dukungan parpol," kata dia.

    Yorrys mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan kelompok relawan Batman dan Teman Ahok. Kelompok ini, kata dia, terlanjur apriori terhadap citra partai dan memiliki idealisme. "Ini soal sarana saja, yang penting Ahok harus jadi," kata dia.

    Beberapa waktu lalu, Golkar resmi menyatakan dukungan terhadap Basuki. Dengan dukungan ini, Basuki mengantongi dukungan tiga partai setelah sebelumnya mendapatkan sokongan dari Partai NasDem dan Partai Hati Nurani Rakyat.

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.