Prabowo, Setya Novanto, dan Hary Tanoe Kumpul di Rumah Ical

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Open House di rumah Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, di Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta, 6 Juli 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Suasana Open House di rumah Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, di Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta, 6 Juli 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menyambut sejumlah tokoh penting, saat mengadakan open house di kediamannya di Jalan Ki Mangunsarkoro Nomor 42, Menteng, Jakarta Pusat.

    Dalam rangka silaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, Ical, sapaan akrab Aburizal, dikunjungi Ketua Umum Golkar Setya Novanto, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, dan sejumlah tokoh lain.

    Di rumahnya, Ical memakai konsep pesta kebun, untuk menjamu para tamunya yang datang. Di lahan rumput yang terletak di sisi luar ruang keluarga, tempat Ical menyambut tamu, ditempatkan sebuah arena bermain layaknya taman kanak-kanak.

    "Enggak, ini konsep biasa saja. Tak ada yang khusus," ujar Ical sambil menyalami tamunya, Rabu, 6 Juli 2016.

    Taman yang berada di tengah pelataran rumah Ical disulap menjadi aula sederhana dengan tirai plastik yang menjadi dinding, dipayungi tenda kain katun. Nuansa warnanya dominan putih, dengan ornamen cokelat dan hijau, yang menyatu dengan warna taman beralas rumput.

    Makanan yang disediakan pun beragam, mulai dari sate daging ayam, kambing, dan telur puyuh, makanan barat seperti nachos dan pasta jamur, hingga es krim tiga rasa yang ramai diserbu anak-anak tamu yang datang. "Ini saat Lebaran, kalau hari biasa kan banyak yang sulit ketemu," kata Ical.

    Dia mengaku disambangi teman-teman masa kecilnya, sejumlah anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, hingga rekannya di Golkar. "Biasa semua hadir, dari pemerintahan juga," kata Ical.

    Ical, saat didatangi wartawan, menolak mengomentari hal lain di luar suasana Hari Raya Idul Fitri, seperti soal isu reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Dia memilih menyampaikan harapan dan pendapatnya tentang Indonesia, secara umum. "Ah, rasanya sekarang Idul Fitri ya, tak tahu apa tuh, soal reshuffle," ucapnya sembari tertawa.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.