Polri Antisipasi Serangan Susulan Pascabom Solo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Badrodin Haiti menjawab pertanyaan awak media seusai menghadiri pertemuan dengan pimpinan DPR dan MPR di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 10 Februari 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Badrodin Haiti menjawab pertanyaan awak media seusai menghadiri pertemuan dengan pimpinan DPR dan MPR di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 10 Februari 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia mengantisipasi serangan susulan pascabom bunuh diri di Markas Polres Kota Solo, Selasa, 5 Juli 2016. Kewaspadaan tersebut muncul, mengingat adanya ancaman dari militan negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) melalui juru bicaranya, Abu Mohammad Al Adnani.

    "Ada perintah dari ISIS untuk melakukan aksi sepanjang bulan Ramadan kemarin," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat dicegat awak media setelah menunaikan salat Idul Fitri di Masjid Mabes Polri, Rabu, 6 Juli 2016.

    Pelaku bom bunuh diri, yang disebut-sebut sebagai Nur Rohman, meledakkan diri saat kedapatan akan masuk ke halaman Mapolresta oleh seorang anggota Provost Polresta Solo, Brigadir Bambang.

    Bom diyakini berjenis ledak rendah. Nur Rohman tewas, sedangkan Brigadir Bambang terluka di kepala akibat ledakan.

    Badrodin memperkirakan serangan susulan mungkin terjadi karena komunikasi sesama anggota jaringan. "Dan, dari situ, bisa saja mereka membentuk sel baru," ucap Badrodin.

    Dia menegaskan, untuk mencegah serangan susulan, pihak Kepolisian telah melakukan berbagai upaya. Dalam peristiwa di Solo kemarin, polisi telah berupaya mengurangi potensi serangan dengan sejumlah penangkapan.

    "Seperti penangkapan di Surabaya. Itu rencananya lebih besar dibanding yang terjadi kemarin," ujar Badrodin.

    Penangkapan di Surabaya yang dimaksud Badrodin adalah penangkapan tiga teroris oleh Densus 88, awal Juni lalu. Dari penangkapan itu, berhasil diamankan bom rakitan dan senjata laras panjang untuk aksi pada Juli.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.