Polisi Perketat Pengamanan Toko Emas, Bank, Pusat Belanja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anggota kepolisian. ANTARA/Noveradika

    Ilustrasi anggota kepolisian. ANTARA/Noveradika

    TEMPO.CO, Mojokerto - Kepolisian Resor Mojokerto memperketat pengamanan toko emas, bank, dan pusat perbelanjaan baik pasar dan mal menjelang perayaan Lebaran yang jatuh pada Rabu, 6 Juli 2016. Pagi ini, sejumlah petugas kepolisian tampak disiagakan di toko-toko emas, bank, ATM, pasar, dan mal yang ada di wilayah hukum Kepolisian Resor Mojokerto terutama di Kecamatan Mojosari sebagai ibukota Kabupaten Mojokerto.

    "Kami bekerjasama dengan satpam yang ada di tempat-tempat tersebut untuk mengantisipasi gangguan keamanan terutama menjelang Lebaran," kata Kepala Kepolisian Resor Mojokerto Ajun Komisaris Besar Boro Windu Danandito, Selasa, 5 Juli 2016.

    Jumlah petugas kepolisian yang disiagakan di setiap tempat tersebut bervariasi antara 2-5 orang, tergantung besarnya konsentrasi massa dan tingkat kerawanan. "Kami menghimbau pada masyarakat agar berhati-hati dan segera melapor ke petugas yang sedang berjaga jika terjadi ganggguan keamanan," kata Boro.

    Menjelang lebaran, transaksi perbankan maupun transaksi jual beli di pusat-pusat perbelanjaan diprediksi meningkat."Selain menjaga tempat-tempat konsentrasi massa, petugas juga melaksanakan patroli untuk mencegah tindak kriminalitas," katanya.

    Selama ini, Mojosari sebagai ibukota Kabupaten Mojokerto dikenal rawan aksi kriminalitas termasuk aksi perampasan atau perampokan nasabah bank. Dalam tiga tahun terakhir setidaknya sudah empat kali terjadi aksi perampasan uang nasabah bank dalam jumlah puluhan sampai ratusan juta rupiah baik menjelang lebaran maupun di luar momen lebaran.

    Modusnya, kawanan perampok membuntuti calon korban dan merampas uang korban di tempat yang sepi. Bahkan mereka menggunakan senjata api untuk melumpuhkan korban mereka. Selain itu, ada juga modus memecah kaca mobil nasabah bank yang sedang diparkir di pusat perbelanjaan.

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.