Minggu, 21 Oktober 2018

Temani Jokowi Blusukan, Kaesang Pakai Topi 'Kecebong'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak Presiden Joko Widodo, Kaesang dan Kahiyang Ayu, ikut membagikan bahan pokok ke warga Pandeglang. TEMPO/Istman

    Anak Presiden Joko Widodo, Kaesang dan Kahiyang Ayu, ikut membagikan bahan pokok ke warga Pandeglang. TEMPO/Istman

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo tak sendirian blusukan ke Banten siang tadi, Senin, 4 Juli 2016. Anak bungsunya, Kaesang, ikut menemani pria nomor satu di Indonesia itu. Sebagai catatan, ada yang menarik dari penampilan Kaesang saat menemani bapaknya blusukan hari ini: topinya.

    Kaesang terlihat menggunakan topi hitam bertuliskan “Kolektor Kecebong” saat mendampingi ayahnya ke Pandeglang, Banten. Patut diketahui, ada banyak kaitan antara nama anak katak itu dan Kaesang maupun Presiden Joko Widodo.

    Pertama, karena Presiden Joko Widodo memang dikenal suka memelihara katak di kolam kediamannya. Anak katak adalah kecebong.

    Kaesang pernah menggoda ayahnya lewat Twitter tentang hobinya memelihara katak pada pergantian tahun 2015 ke 2016. Lewat cuitan di Twitter, Kaesang mengomentari foto Presiden Joko Widodo yang duduk di pinggir Daunau Raja Ampat, Papua.

    "Pak, bukan bermaksud untuk tidak sopan tapi kalo cari kecebong bukan di situ tempatnya," tulis @kaesangp, akun milik Kaesang. Cuitan itu kemudian memicu efek viral, termasuk komentar dari putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran.

    "Pak @jokowi ada yang nyari," kata Gibran di Twitter, disertai foto kecebong yang sedang berenang.

    Kedua, karena pendukung Presiden Joko Widodo pada masa pemilu lalu juga kerap dijuluki kecebong. Hal itu, lagi-lagi, berkaitan dengan hobi Presiden Joko Widodo memelihara katak.

    Belum diketahui apakah Kaesang membuat sendiri topi Kolektor Kecebong itu atau membelinya. Namun, anak-anak Presiden Joko Widodo memang kerap tampil gaya dengan topi, tak terkecuali Gibran.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.