Kelebihan Barang Bawaan Penumpang Kereta Api Capai 7 Ton

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang ibu menggendong anaknya saat mengantre memasuki kereta Kertajaya jurusan Pasar senen- Pasar Turi Jawa Timur di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 3 Juli 2016. Pada H-3 jelang Lebaran, Stasiun Senen memberangkatkan sebanyak 13.823 penumpang dengan 13 kereta reguler dan lima kereta tambahan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Seorang ibu menggendong anaknya saat mengantre memasuki kereta Kertajaya jurusan Pasar senen- Pasar Turi Jawa Timur di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 3 Juli 2016. Pada H-3 jelang Lebaran, Stasiun Senen memberangkatkan sebanyak 13.823 penumpang dengan 13 kereta reguler dan lima kereta tambahan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun aturan pembatasan  barang bawaan  bagi pengguna kereta api sudah ditetapkan, pelanggaran masih ditemukan oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Banyak penumpang kereta api yang membawa barang melebihi berat yang ditentukan.

    "Banyak (pelanggaran), ada tujuh ton secara kumulatif," kata John Robertho, Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta PT KAI di Pasar Senen, Senin 4 Juli 2016.

    John menjelaskan, sejak 20 Desember 2015, PT KAI telah menetapkan bahwa setiap penumpang hanya boleh membawa barang bawaan maksimal 20 kilogram.  "Jika barang bawaan lebih dari itu,  PT KAI akan memberlakukan biaya tambahan sejumlah berat lebih yang dibawa," kata John.

    Tarif tambahan untuk kelebihan berat barang bawaan penumpang berbeda-beda, tergantung kelas kereta. Untuk penumpang kelas eksekutif ditetapkan Rp 10.000,- untuk setiap kilogram kelebihan berat barang bawaan. Sedangkan untuk penumpang kelas bisnis dan ekonomi, masing-masing Rp 6.000,- dan Rp 2.000,- per kilogramnya.

    John menjelaskan, aturan pembatasan berat barang bawaan itu dibuat demi kenyamanan penumpang selama melakukan perjalanan denan kereta api. Barang bawaan yang terlampau banyak diperkirakan bisa mengganggu penumpang lain.

    "Kalau barang gak bisa disimpan di bagasi atas, kan disimpannya dibawah. Kalau begitu nanti orang engga bisa lewat, makanya harus dibatasi," kata John.

    Proses penimbangan barang bawaan penumpang dilakukan sebelum masuk ke peron. Petugas telah menyiapkan timbangan khusus untuk menghitung bawaan penumpang.

    FAUZY DZULFIQAR | NN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.