Warga Pandeglang Berpanas-panasan Menunggu Presiden Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi blusukan dan membagikan bahan pokok kepada warga Banten. TEMPO/Istman

    Presiden Jokowi blusukan dan membagikan bahan pokok kepada warga Banten. TEMPO/Istman

    TEMPO.COPandeglang - Ternyata Presiden Joko Widodo tidak hanya berkunjung ke tiga tempat di Banten. Setelah mendatangi Kampung Ranca Garut, Kalanganyar, Lebak, Banten, Presiden berencana mampir ke Pandeglang. 

    "Ibu-ibu sabar, ya, hari ini mendapat tamu agung, yaitu Presiden Joko Widodo," ujar Bupati Pandeglang Irna Narulita saat mengarahkan ratusan penduduk yang berkumpul di Alun-alun Pandeglang, Lebak, Senin, 4 Juli 2016. 

    Hari ini, Presiden Joko Widodo blusukan Ramadan terakhir sebelum Idul Fitri. Fokus blusukannya adalah wilayah Banten, sebelum ia bertolak ke Padang untuk merayakan Idul Fitri di sana. Berdasarkan pantauan Tempo, rakyat Pandeglang sudah berkumpul di alun-alun sejak pukul 12.30 WIB. Kebanyakan dari mereka adalah ibu-ibu yang datang sambil membawa anak mereka. 

    Awalnya, mereka menunggu di dalam pendopo yang berada di dekat gerbang masuk alun-alun. Namun, belakangan, mereka diarahkan petugas keamanan, yang terdiri atas kepolisian dan TNI, ke tengah lapangan. Pertimbangannya, keamanan dan ketertiban. 

    Karena pancaran sinar matahari hari ini tengah terik-teriknya, jadilah sebagian besar warga yang menunggu itu berpanas-panasan di tengah lapangan. Sementara itu, sebagian pejabat daerah yang menunggu Presiden berteduh di pendopo. 

    Memang disediakan sebuah terpal untuk berteduh dari panas di tengah lapangan. Namun ukurannya tak mencakup separuh dari jumlah penduduk yang menunggu Presiden Joko Widodo. "Ibu-ibu sabar, ya," ujar Bupati kepada warganya. 

    Sebagian warga terlihat tidak sabar menunggu Presiden Joko Widodo, yang rencananya akan membagikan bahan kebutuhan pokok. "Enggak apa-apa menunggu, yang penting bisa lihat Presiden Jokowi," ujar salah satu warga lokal bernama Arman, 28 tahun.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.