Ribuan Kendaraan Hindari Tol Pejagan-Brebes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean kendaraan mengular di tol Pejagan ke arah pintu keluar Brebes Timur, Jawa Tengah, 1 Juli 2016. Para pemudik mengalami kemacetan di jalan tol yang baru diresmikan tersebut hingga berjam-jam. ANTARA/Rosa Panggabean

    Antrean kendaraan mengular di tol Pejagan ke arah pintu keluar Brebes Timur, Jawa Tengah, 1 Juli 2016. Para pemudik mengalami kemacetan di jalan tol yang baru diresmikan tersebut hingga berjam-jam. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Pejagan - Ribuan kendaraan pemudik dari arah Tol Palimanan-Kanci berusaha menghindari kemacetan parah di Tol Pejagan-Brebes dengan ke luar menuju jalur pantura dan jalur alternatif Ketanggungan-Jatibarang.

    Sejumlah pemudik di rest area Tol Pejagan kilometer 229 mengungkapkan mereka sudah mendengar kemacetan menjelang pintu Tol Brebes Timur yang mengular sampai belasan kilometer sehingga berniat menggunakan jalur alternatif.

    "Saya khawatir antrean sampai enam jam lebih, jadi rencana akan ke luar dari Brebes Barat ke arah Ketanggungan. Lebih baik memutar ke Slawi, tapi lebih lancar," kata Surahman, warga Pondok Pinang Jakarta, yang akan mudik ke Pekalongan, Senin subuh, 4 Juli 2016.

    Surahman mengaku kondisinya sudah lelah sejak antrean dari Jakarta hingga Palimanan yang ditempuh dalam waktu delapan jam lebih, sehingga ia memutuskan untuk memutar menuju simpang Dermoleng, Ketanggungan terus ke Jatibarang sampai Slawi.

    Rencana Surahman juga akan diikuti Taufik dan Tarum yang akan mudik ke arah Kendal, Jawa Tengah.

    Pantauan dari pintu Tol Pejagan, ternyata polisi sudah mengalihkan sebagian kendaraan ke jalur alternatif Pejagan-Prupuk, walaupun di jalur itu juga kendaraan hanya bisa bergerak perlahan.

    Kendaraan harus antre lebih dari satu jam dari Simpang Klonengan hingga Ketanggungan, namun tetap bergerak terus sampai Slawi.

    Kepadatan juga masih terjadi dari Pejagan ke arah Pantura Brebes-Tegal. Pengendara harus antre sampai satu jam lebih untuk masuk jalur Pantura karena ada sistem buka tutup kendaraan di pertigaan.

    Haryono, pemudik asal Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengatakan sejak ke luar dari Pejagan pada Senin pukul 02.00 WIB, kendaraanya baru sampai di Kota Brebes dua jam kemudian, padahal jarak keduanya hanya 15 kilometer.

    Kendaraan di Pantura menjelang masuk jalur Brebes menuju Tegal hanya bisa bergerak dengan kecepatan 10 sampai 20 kilometer per jam dengan sesekali berhenti.

    Di ruas Brebes-Tegal, polisi masih menerapkan sistem contra flow, yakni satu lajur dari arah Tegal digunakan untuk kendaraan ke arah timur.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.