Adu Panco dengan Jokowi, Kaesang: Udah, Nanti Bapak Encok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo beradu panco dengan anaknya  Kaesang Pangarep. youtube.com

    Presiden Joko Widodo beradu panco dengan anaknya Kaesang Pangarep. youtube.com

    TEMPO.COJakarta - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mengunggah video beradu panco dengan ayahnya di situs YouTube, Sabtu, 2 Juli 2016. Dalam video berdurasi 1 menit 37 detik itu, tampak Jokowi menyingsingkan lengan kaus putihnya untuk beradu panco dengan Kaesang. 

    “Engkol, adu panco berani,” kata Presiden Jokowi sambil menaikkan kedua alisnya, seperti terlihat dalam video tersebut. Sebelum beradu panco, Presiden Jokowi tampak memegang lengan Kaesang yang lebih besar daripada lengannya. Jokowi mengatakan kepada Kaesang bahwa badan yang besar belum tentu kuat.

    BACA: Heboh, Presiden Jokowi dan Kaesang Adu Panco, Siapa Menang?

    Kaesang, yang hanya mengenakan kaus singlet putih, dengan wajah tenang meladeni panco dengan ayahnya. Kaesang menyindir ayahnya yang terlihat kesulitan menjatuhkan tangan putranya. Ia bahkan meremehkan kekuatan fisik ayahnya saat beradu panco dengan menyebutkan bisa beradu panco sambil bermain Instagram.

    Dengan hitungan Kaesang, adu panco pun dimulai. Presiden Jokowi terlihat enam kali mencoba menjatuhkan lengan kanan Kaesang, tapi usahanya tidak berhasil. Kaesang, yang tampak kasihan kepada sang ayah, akhirnya menghentikan adu panco tersebut. “Udah-udah, nanti malah encok, Bapak,” ujar Kaesang.

    BACA: Saling Ledek Jokowi-Kaesang, dari Kecebong ke Cukur Mbatok

    Video kocak tersebut hingga saat ini telah dilihat 29.646 pengunjung. Sebanyak 4.538 pengunjung menyukai video tersebut, sedangkan 24 pengunjung lain tidak menyukainya. Video itu dibanjiri komentar yang menilai kelucuan antara ayah dan anak. Ada 729 komentar di video tersebut.

    Pada akhir video, Presiden Jokowi menyampaikan pesan kepada Kaesang. Ia mengatakan orang yang berbadan besar belum tentu kuat. Menurut Presiden, orang yang besar adalah orang yang kuat kesabarannya dan saleh. “Yang besar itu adalah orang yang kuat kesalehannya, ngerti,” ujarnya.

    DANANG FIRMANTO

    BACA JUGA
    Jokowi Bersarung di Twitter, Kaesang: Itu Sarung Saya
    Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal Digelar Tertutup Besok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.