Ruhut: Demokrat Tak Segan Pecat Putu Sudiartana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR Komisi III Fraksi Demokrat I Putu Sudiartana menutupi wajahnya dengan mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan keluar dari gedung KPK, Jakarta, 30 Juni 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Anggota DPR Komisi III Fraksi Demokrat I Putu Sudiartana menutupi wajahnya dengan mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan keluar dari gedung KPK, Jakarta, 30 Juni 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mengatakan partainya tidak segan memecat kadernya yang menjadi tersangka korupsi. "Demokrat tegas, apabila ada dua alat bukti, jadi tersangka," katanya saat ditemui di acara Mudik Demokrat, Senayan, Jakarta, Ahad, 3 Juli 2016.

    Pernyataan Ruhut tersebut terkait dengan operasi tangkap tangan terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Demokrat, I Putu Sudiartana, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut dia, Putu tidak lagi memiliki status di Demokrat. "Sedang kami proses," ujarnya.

    Ruhut menuturkan saat ini, berdasarkan keterangan komisioner KPK, Putu sedang dalam kondisi stres. Ia pun mengingatkan kader Demokrat lain tidak terlibat korupsi. "Saya ingatkan, jangan main api, nanti terbakar," ucapnya.

    Sebelumnya, pada Rabu pekan lalu, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan partainya telah memberi sanksi tegas kepada Putu. "Berupa pemberhentian dari seluruh jabatan partai," katanya.

    Putu ditangkap KPK pada Rabu dinihari, 29 Juni 2016. Ia diduga terlibat suap proyek pembangunan jalan di Sumatera Barat. Bukti yang digunakan KPK adalah transfer senilai Rp 500 juta dalam waktu yang berdekatan.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.