Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu 14 Kilogram di Kaltim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain timnas Jerman, Mesut Ozil saat berebut bola dengan dua pemain timnas Italia dalam laga babak perempat final Piala Eropa di Stade de Bordeaux, Perancis, 3 Juli 2016. Di semifinal nanti, Jerman akan menghadapi pemenang pertandingan Prancis versus Islandia. REUTERS

    Aksi pemain timnas Jerman, Mesut Ozil saat berebut bola dengan dua pemain timnas Italia dalam laga babak perempat final Piala Eropa di Stade de Bordeaux, Perancis, 3 Juli 2016. Di semifinal nanti, Jerman akan menghadapi pemenang pertandingan Prancis versus Islandia. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -Samarinda  - Kepolisian Resort Kutai Timur, Kalimantan Timur menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 14 kilogram  Sabtu, 2 Juli 2016. Kasus ini tengah diselidiki, untuk mengungkap jaringan lain.

    Kepala Divisi Humas Polda Kaltim, Komisaris Besar Fajar Setiawan membenarkan penangkapan kasus narkoba besar kali ini. Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu yang rencananya akan di wdarkan di Samarinda itu.

    "Benar, bahwa tadi saat kegiatan operasi, ada mobil Innova warna hitam. Saya tidak sebut nomor identitas kendaraan dulu ya,diperiksa ternyata ada bawa 14 kilogram sabu, rencananya mau dibawa ke Samarinda," kata Fajar di  Samrinda, Sabtu, 2 Juli 2016.

    Untuk kepentingan pengembangan, polisi marahasiakan identitas pelaku. Saat ini menurut  polisi mengamankan satu orang sopir yang membawa barang haram itu. "Baru satu orang diamankan yang membawanya dari Kalimantan Utara," kata Fajar.

    Fajar menambahkan Polres Kutai Timur tak akan bekerja sendiri dalam  menangani kasus narkoba tergolong besar ini. Polisi dari Polda Kaltim akan diturunkan membantu pengembangan kasis ini. "Iya pemeriksaan kendaraan dilakukan jajaran Polres Kutai Timur."

    Penyelundupan sabu  ke Samarinda Kalimantan Timur pintu masuknya kerap dari Kalimantan Utara. Dari beberapa kasus besar yang terjadi, sabu dibawa masuk ke Indonesia melalui perbatasan Malaysia di Kalimantan Utara.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.