Seribu Polisi Kawal Lebaran di NTT  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua polisi memeriksa senjata saat apel siaga

    Dua polisi memeriksa senjata saat apel siaga "Operasi Ramadhania 2016" di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, 30 Juni 2016. Kepolisian Resor (Polres) Semarang mengerahkan 520 anggotanya dalam operasi yang digelar untuk pengamanan menyambut Lebaran 2016, termasuk arus mudik dan arus balik. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) menerjunkan 1.075 personel untuk mengamankan perayaan Idul Fitri di daerah itu.

    "Ada 1.075 personel yang kami terjunkan untuk amankan Lebaran," kata Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Timur Ajun Komisaris Besar Jules Abaraham Abast kepada Tempo, Jumat, 1 Juli 2016.

    Personel ini, menurut dia, akan diterjunkan di sejumlah lokasi strategis, seperti bandara, pelabuhan, dan terminal serta lokasi tempat salat Id digelar. "Ada juga di tempat wisata dan lokasi- lokasi yang rawan kecelakaan," katanya.

    Adapun personel yang disiagakan untuk mengamankan Lebaran berasal dari Polda Nusa Tenggara Timur sebanyak 250 personel dan polres jajaran sebanyak 825 orang. "Pengamanan ini mulai dilakukan hari ini hingga 15 Juli 2016," ujarnya.

    Polda Nusa Tenggara Timur juga menyiagakan 69 pos komando, di antaranya 27 pos pengamanan dan 14 pos terpadu. "Kami hanya ingin Lebaran bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar," katanya.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.