Selama Mudik, Patuhi Tiga Pesan Ini

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aturan 1-4-8 ganti  merupakan sintesa dari hasil penelitian yang dilakukan lembaga-lembaga riset Eropa pada faktor-faktor penyebab kecelakaan

    Aturan 1-4-8 ganti merupakan sintesa dari hasil penelitian yang dilakukan lembaga-lembaga riset Eropa pada faktor-faktor penyebab kecelakaan

    INFO NASIONAL - Mudik bersama keluarga menggunakan kendaraan roda empat menjadi salah satu pilihan banyak warga. Salah satu alasan memilih kendaraan roda empat karena lebih leluasa merencanakan agenda mudik.

    Nah, supaya perjalanan mudik terasa aman dan menyenangkan jangan lupa menyiapkan kendaraan dengan baik. Mampirlah ke bengkel untuk memastikan seluruh bagian di kendaraan berfungsi baik.

    Selain itu, baca dan ikuti petunjuk keselamatan selama berkendara. Banyak pesan-pesan pemerintah dan kepolisian yang patut dipatuhi untuk keselamatan.

    Korlantas Polri, misalnya, kembali mengingatkan istilah Tri Siap atau Tiga Siap. Tujuannya agar pengguna jalan selamat sampai tujuan.

    Lalu, apa saja Tiga Siap tersebut? Yakni siap mematuhi peraturan lalu lintas, siap kondisi fisik pengemudi, dan siap kondisi kendaraan.

    Bagi kendaraan roda empat, berarti mematuhi dan melaksanakan petunjuk serta rambu-rambu lalu lintas di sepanjang perjalanan. Pada titik-titik tertentu, anjuran dari petugas kepolisian wajib diikuti.

    Ingat, rambu-rambu dan apa yang disarankan oleh petugas adalah demi keselamatan pengguna jalan semata.

    Hal lain yang tidak kalah penting yakni tidak berkendara melebihi kapasitas penumpang. Kendaraan roda empat dibuat dengan desain kenyamanan maksimal sesuai dengan seat penumpang yang tersedia.

    Jika isi penumpang lebih dari itu, mengendarai roda empat akan sangat tidak nyaman, terutama saat perjalanan jauh.

    Selama di dalam kendaraan, pastikan sabuk keselamatan terpasang dengan baik. Sabuk Keselamatan merupakan alat utama yang mampu menahan penumpang kendaraan dari benturan yang terjadi akibat kecelakaan.

    Selama mengemudi, jangan mengunakan handphone. Menggunakan telepon genggam saat mengemudi akan mengurangi konsentrasi berkendara. Dan jika sudah hilang konsentrasi, apapun di jalan bisa terjadi.

    Jika lelah, berhentilah ditempat yang disediakan. Kadang kemacetan yang terjadi selama arus mudik dan balik dikarenakan banyaknya kendaraan yang tidak parkir atau menghentikan mobilnya pada tempat yang telah disediakan. Usahakan kendaraan berhenti di tempat yang telah disediakan.

    Jika terlihat penuh, maka cari alternatif lain untuk berhenti yang sekiranya tidak menganggu arus kendaraan pengguna jalan.

    Tidak hanya siap mematuhi peraturan berlalu lintas. Korlantas Polri juga mengingatkan agar kondisi fisik bugar saat akan berkendara. Mudik yang dilakukan saat menjalankan ibadah puasa perlu mendapat perhatian khusus, karena hal ini berpengaruh pada konsentrasi pemudik saat berkendara.

    Satu Jam untuk empat jam mengemudi. Istilah ini berarti jika sudah berkendara selama empat jam, wajib hukumnya bagi pengemudi beristirahat selama satu jam. Dan jika telah delapan jam lamanya berkendara, sangat disarankan untuk berganti pengemudi. Aturan 1-4-8 ganti ini merupakan sintesa dari hasil penelitian yang dilakukan lembaga-lembaga riset Eropa pada faktor-faktor penyebab kecelakaan.

    Pesan yang ketiga yakni siap kondisi kendaraan. Tekanan ban, fungsi rem, lampu siang, lampu dim, lampu penunjuk arah (riting) harus dipastikan berfungsi dengan baik. Selain hal yang disebutkan tadi, kelengkapan kendaraan lain yang harus juga disiapkan adalah diantaranyai surat-surat, obat-obatan untuk P3K, termasuk didalamnya peralatan jika terjadi kempes ban.

    Jika sudah siap, mudik akan terasa menyenangkan dan aman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.