Menlu Retno Berangkat ke Manila Bahas Sandera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai rapat koordinasi di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, 24 Juni 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai rapat koordinasi di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, 24 Juni 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.COJakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan bahwa dia akan berangkat ke Manila, Filipina, besok untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Filipina yang baru. Kunjungan itu juga berhubungan dengan upaya pembebasan sandera jaringan Abu Sayyaf.

    "Untuk menjalin komunikasi. Saat pembebasan sandera yang dulu, komunikasi yang intensif dengan Menlu Filipina sebelumnya sangat membantu," ujar Retno saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 29 Juni 2016.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tujuh anak buah kapal dari PT Rusianto Bersaudara disandera jaringan teroris Abu Sayyaf sejak 20 Juni lalu. Mereka ditangkap saat melintasi kawasan Jolo, Filipina Selatan, untuk mengantar batu bara ke Filipina dari Samarinda. 

    Hingga saat ini, belum diketahui kabar terbaru dari tujuh sandera itu. Adapun penyandera dikabarkan meminta uang tebusan senilai 20 juta ringgit. Di satu sisi, pemerintah Indonesia tengah mencari cara membebaskan sandera tanpa tebusan.

    Retno optimistis upaya menjalin komunikasi dengan pemerintah Filipina yang baru akan sukses. Sebab, ia melanjutkan, komitmen Filipina dan Indonesia sama, yang salah satunya mencegah penyanderaan terjadi lagi.

    "Kalau komunikasi terjalin dengan baik, tidak akan ada jeda dalam penanganan kasus sandera ini," katanya.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.