Antusiasme Netizen Tinggi, Tito Ditetapkan Sebagai Kapolri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Tito Karnavian (kanan) bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta, 23 Juni 2016. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme tersebut diajukan Presiden Jokowi sebagai calon tunggal Kapolri. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Tito Karnavian (kanan) bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta, 23 Juni 2016. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme tersebut diajukan Presiden Jokowi sebagai calon tunggal Kapolri. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.COJakarta - Keputusan Presiden Joko Widodo menetapkan Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri mendapat sambutan dari netizen di media sosial Twitter.

    Indonesia Indicator (I2), sebuah perusahaan di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence) mencatat, sepanjang pekan ketiga, yaitu tanggal 15 hingga 17 Juni 2016 pukul 17.00 WIB, terdapat 27.507 cuitan menyambut antusias pilihan Jokowi atas Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri.

    "Emosinya trust dan joy. Artinya, media sosial menyambut positif atas penunjukan itu," kata Rustika Herlambang dalam surat elektroniknya pada Senin, 26 Juni 2016.

    Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) ini menerangkan, emosi di Twitter dimunculkan dari berbagai cuitan alias pernyataan (tweet) yang ditujukan kepada Tito.

    Menurut wanita yang biasa disapa Tika ini, netizen menilai keputusan Jokowi menetapkan Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri merupakan pilihan yang baik. Selain menunjukkan keterkejutannya, netizen memberi ucapan selamat kepada mantan Kapolda Metro Jaya itu.

    "Pilihan Pak Jokowi yang mengejutkan ini ternyata mendapat respons yang sedemikian besar dan positif di media sosial," kata Tika.

    Dia juga menjelaskan, penetapan Tito sebagai calon tunggal Kapolri mendapat perhatian media online. Dari 250 media online yang diriset Indonesia Indicator, pemberitaan soal isu ini mencapai 2.876 berita.

    Dari 2.876 berita tersebut, kata Tika, hanya ditemukan 54 pemberitaan yang memberikan judul artikel dengan sentimen negatif yang ditujukan ke Tito. "Jadi hanya sekitar 2 persen pemberitaan dengan intonasi negatif." 

    Tika mengatakan hal yang terjadi ini menandakan bahwa keputusan Jokowi menetapkan Tito sebagai calon tunggal Kapolri juga mendapat respons positif dari media dan publik di Tanah Air.

    HADRIANI P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.